Tim Mutiara Hitam, julukan Persipura Jayapura (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  PERSIPURA JAYAPURA dipastikan akan bermain dalam Laga perebutan puncak klasemen akan di tentukan Sabtu malam (03/06/2017) hari ini, yang akan  bermain di Stadion Matoanging Makasar dan siarkan langsung TV One mulai pukul 18: 30 Waktu Makasar dan 20 :30 Waktu Papua.

Pelatih Persipura Liestiadi Lo mengaku, akan menurunkan Kapten tim Boaz Solossa pada pertandingan menghadapi PSM Makasar, setelah selesai menjalani masa hukumannya sudah akan tampil menghadapi laga yang merupakan laga seru, pasalnya kedua tim sama-sama ingin berada di puncak klasemen Liga I  Gojek Traveloka musim ini.

 

Di konfirmasi Harian Pagi Papua, Pelatih Persipura, Liestiadi Lo mengatakan, Persipura merupakan tim yang lama dan mereka semua adalah pemain yang berpengalaman. Namun ada beberapa pemain muda tetapi saya kira sudah tidak ada masalah.

“Pemain semua adalah pemain yang lama dan punya pengalaman, komposisi pemain tetap dan tidak ada perubahan sekitar 80 persen. Bermain hingga juara dan saya kira tidak ada masalah,” tutur Liestiadi Jumat (02/06/2017).

Boaz sudah pasti akan saya pasang karena dia merupakan salah satu sumber gol kita, untuk dia sendiri sudah pasti tetap di mainkan.

”Boaz dari segi persiapan suda oke, dua kali tak di mainkan karena jalani sanksi tentu dia sudah ingin cepat bermain dan saya yakin kaki nya sudah tak sabar untuk merumput bersama tim, dia pemain yang bagus apalagi dia merupakan kapten tim,” ungkapnya.

LAPANGAN MANDALA (LintasPapua.com/Eveerth)

Masuknya nya Boaz kata Liestiadi  sudah pasti salah satu senior dari mereka akan di sitirahatkan mengingat regulasi pemain, yang harus memainkan tiga pemain muda.” Gelandang akan tetap di isi oleh Imanuel Wanggai, yang akan di topang oleh Nelson Alom,” bilangnya.

Komposisi yang bagus ini yang akan kita pertahankan untuk menghadapi PSM Makasar yang sudah tentu main di kandang mereka. Di singgung soal Statistik Persipura dan PSM Makasar di mana Persipura masih di atas di mana darisebelas pertemuan dan sebelum pra musim di TSC 2016 kemarin masih bermain imbang 2-2.

Liestiadi mengaku, yang penting bagi saya ialah bagaimana tim ini bisa sukses, kadang-kadang rekor itu kita tidak bisa meliht kebelakang karena PSM dulu dan yang di pegang pelatih Roberth Alberth sudah berbeda.

“Pemain PSM merata di semua posisi di manapertahanan ada Hamka Hamzah, Steven Palih, Sukifli Syukur, di gelandang Risky Pelu,  Titus Bonai, depan ada Reinaldo Ferdinand Sinaga, jadi secara kompisi mereka sangat lengkap dan ini juga merupakan salah satu tim fafovrit Juara,” bebernya.

Keuarangan PSM sendiri menurut saya, mereka baru bergabung jadi kemistri nya perlu di  bangun. Kalau kita kan komposisi pemainnya semua masih tetap sama dan itu sudah ada tapi kemistri PSM pasti terbentur dengan jalannya kompetisi dari pertandingan masih kemistri.

Tetapi kita tetap bermain sesuai strategi kita untuk menambah poin kita dan mengurangi poin. Tapi kalau macam PSM Makasar kita jangan kalah seri saja sudah bagus. Karena masih bisa untuk menahan mereka.

“Karena nanti pertandingan kedua kita di putaran berikut akan main di kandang kita. Jadi kami akan lebih menguatamakan strategi. Kadang kala kalau tim bawa dan atas jumpa, strategi kadang berubah, kalau tim kompetitor kita seperti peringkat satu, dua dan tiga, yang penting tidak boleh kalah,” ungkap Liestiadi Lo.

Lanjutnya kalau kita jumpa tim papan bawah, kita harus menang di setiap pertandingan dan kalau kalah maka akan rugi. Untuk itu melawan PSM kita harus butuh hasil yang bagus draw atau menang itu sudah sangat bagus.

“Jadi kita akan bermain dalam strategi ketika bermain menghadapi tim papan atas, sehingga jangan kita bermain lemah, tetapi kita harsu makan betul. Lihat saja waktu kita bermain menghadapi Semen Padang dan Persib bagaimana untuk kitav gigit betul mereka. Dan untuk lawan PSM juga kita jangan main-main,” tegasnya. (Geis /Harian Pagi Papua)