IKASUP Merangkul Alumni Sulawesi Utara Bersatu Bangun Papua

Category: Nasional & Dunia 23 0
Suasana Pelantikan Ikatan Keluarga Alumni Sulawesi Utara di Papua.

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Setelah Badan  Pengurus Ikatan Alumni Sulawesi Utara Papua (IKASUP)  resmi dilantik  oleh Mayjen TNI George Elnadus Supit, DI Hotel Sahid Papua, Kamis (1 Juni 2017), selanjutnya siap berkomitmen untuk mendukung pemerintah dan membangun Tanah Papua.

Hal  ini disampaikan  Ketua Umum IKASUP Papua, Doren Wakerkwa, sekaligus menegaskan, bahw apembentukan IKASUP adalah sebagai wadah  berkumpul orang Papua yang pernah menimba ilmu di Kota Manado dan seluruh Sulawesi Utara.

“Saya senang kita berkumpul bersama, tentunya sesuai semboyan pahlawan  Dr.Sam Ratulangi “Si tou Tomotou” yang artinya Manusia Hidup untuk Menghidupkan Manusia yang lain, maka hasilnya mahasiswa Papua yang merupakan alumni Sulawesi Utara,” katanya.

Wajah ceria Alumni Sulut Angkatan 2000 – an saat foto bersama.

Ditambahkan, bahwa watak mereka sudah terbentuk dan luarbiasa. Itu karena mereka diterima dengan baik dan hati damai oleh masyarakat Sulut.

“Tujuannya adalah bagaimana kita bisa merangkul,meningkatkan kekompakan, kesatuan dan persatuan yang kokoh sebagai sesama Alumni Sulawesi Utara,” katanya.

“Sebagian besar mereka sudah kembali mengabdi ke Papua. Ada yang sudah jadi Profesor, Doktor, banyak yang menduduki jabatan strategis di pemerintahan. Ada yang jadi  Gubernur,Bupati, pejabat legislatif (DPR), Judikatif (hakim, jaksa), ada yang jadi pengacara hebat, semua itu alumni.
Adapun pelantikan dihadiri oleh Sekda Papua, Hery Dosinaen, Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar, perwakilan Rektor Universitas Sam Ratulangi dan Universitas Manado serta semua alumni Sulawesi Utara dari berbagai angkatan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan Badan Pengurus IKASUP, Yan Piet Hein Morin mengatakan, IKASUP hadir memberikan kontribusi dalam menopang pembangunan di Papua serta menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga :  Dari Jawa Tengah, Presiden Menuju Bali

“Alumni IKASUP mulai dari TK hingga perguruan tinggi yang sekolah di Manado. Sejarah mencatat hubungan Sulawesi Utara dan Papua sudah berlangsung lama. IKASUP hadir untuk menopang pembangunan di Papua,” ucapnya.

Sementara itu, dalam arahannya George selaku Wakil Ketua Dewan Pembina menyampaikan apresiasi atas terbentuknya IKASUP Papua. Ia berharap IKASUP memberikan kontribusi dalam pembangunan kesejahteraan di Papua, juga turut berperan serta didalam menjaga situasi keamanan dan kerukunan antar sesama warga masyarakat.

“Saya berharap IKASUP bisa memberikan pemikiran yang brilian sehingga bisa berkontribusi dalam pembanguan di Papua,” harap George yang juga adalah Pangdam XVII/Cenderawasih.

Kapolda juga dakam kesempatan tersebut memberkan sambutan, yang menjelaskan tentang gejolak sosial secara nasional dan lokal dan masyarakat diajak untuk menjaga keamanan bersama.

“IKASUP Papua kiranya terus  berkomitmen untuk membantu dan mendorong Pemprov Papua dalam pembangunan. Juga membantu jajaran TNI Polri didalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di bumi Cenderawasih,” tuturnya berpesan.

Hadir pada pelantikan ini, yaitu Muspida Papua, Kapolda Papua, Sekretaris Daerah Papua, Hery T.E.A Dosinaen, tamu undangan, serta alumni Sulawesi Utara di Papua, Rektor Universitas Negeri Manado, Rektor Universitas Sam Ratulangi dan berbagai undangan simpatisan.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Papua, TEA Hery Dosinaen, dalam sambutanya mewakili Gubernur Papua, Lukas Enembe,  memberikan apresiasi atas pelantikan IKASUP Papua yang bertepatan dengan peringatan hari lahirnya Pancasila.

Baca Juga :  Konferensi Kimiawan Internasional Siap Digelar di Papua

Dirnya mengakui, situasi kondisi masalah kontemporer yang terjadi saat ini sudah menjadi tanggung jawab bersama sebagai warga berbangsa untuk menyikapinya.

“Ini menjadi tanggung jawab kita semua, sesuai tugas pokok untuk melaksanakan tanggung jawab di tanah ini. Kita lihat melalui media ada terjadi perubahan paradigma. Saya yakin kita tetap bersatu untuk menangkal semua komponen yang berniat tidak baik untuk mereduksi kebersamaan persatuan dan kesatuan kita di Papua,” tuturnya.

Kehadiran IKASUP Papua dimaknai sebagai satu aset yang dapt memberikan kontribusi, referensi dalam mengambil kebijakan lebih lanjut di Papua.

“Saya mengapresiasi hadirnya wadah ini. Semoga ini menjadi kekuatan luarbiasa. Tetap laksanakan koordinasi dengan semua pihak, semoga ini menjadi tatanan untuk menangkal berbagai ancaman dari luar Papua,” harapnya.
 (Eveerth  Joumilena)

Related Articles