Pemprov Papua Pastikan Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran

Category: Ekonomi, Lintas Papua 8 0
Suasana pasar murah yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, untuk menekan tingginya harga bahan pokok jelang hari raya keagamaan. (Erwin)

JAKARTA (LINTAS PAPUA Pemerintah Provinsi Papua menjamin ketersediaan bahan pokok (bapok) di Bumi Cenderawasih, jelang perayaan Hari Raya Lebaran Juni mendatang.

Menurut Sekda Papua Hery Dosinaen, tak hanya ketersediaan bahan pokok yang dijamin oleh pemerintah provinsi. Namun, pihaknya sudah menginstruksikan instansi terkait untuk segera mengendalikan harga bahan pokok, agar tidak membebani masyarakat yang merayakan puasa dan Lebaran.

“Kita jamin kebutuhan bapok di Papua tersedia (bagi umat muslim) untuk merayakan Lebaran” katanya, saat dikonfirmasi.

“Kita juga sesuai kesepakatan dengan pihak terkait sudah berupaya untuk mengendalikan harga bapok sejak menjelang bulan puasa dan Lebaran,” tutur Hery di Jakarta, Sabtu akhir pekan kemarin.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Max Olua mengatakan untuk menormalkan harga jual bahan pokok jelang Lebaran, instansinya sudah melakukan serangkaian inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar dan supermarket di sekitar Kota Jayapura.

Max mengatakan dalam waktu dekat bakal berkoordinasi dengan Pemkab dan Pemkot untuk bersama-sama turun melakukan stabilitas harga bahan pokok.

Baca Juga :  Akses Informasi di Lanny Jaya Terkendala Jaringan

“Sehingga kita bisa menghindari terjadinya lonjakan harga yang memberatkan masyarakat, terutama bagi mereka yang akan merayakan hari raya Lebaran,” katanya.

Sebelumnya, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty mengimbau pedagang tak menjual bapok dengan harga yang mencekik, sehingga masyarakat dapat melaksanakan hari raya Lebaran nantinya dengan penuh suka cita.

“Saya minta pedagang jangan manfaatkan situasi yang sudah mau dekat hari raya Lebaran, lalu menaikan harga bapok. Kalau bisa menjual dengan harga yang sewajar-wajarnya. Jangan sampai mengambil keuntungan diatas penderitaan orang lain,” harapnya. (Erwin / Harian Pagi Papua)

Related Articles