Pemprov Papua Akan Kurangi Jam Kerja Bagi Muslim Yang Berpuasa

Category: Lintas Papua, Pendidikan 11 0
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua. (Erwin)

JAKARTA (LINTAS PAPUA) –Pemerintah Provinsi Papua mengkaji rencana penguarangan jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) muslim, yang sementara melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadhan.

Hal ini disampaikan Gubernur Papua Lukas Enembe, dalam keterangan pers, Sabtu akhir pekan kemarin, di Hotel Pullman Jakarta.

Tak hanya bagi pegawai negeri di lingkungan pemerintah provinsi, Lukas juga mengharapkan perusahaan BUMN dan swasta, untuk dapat memberlakukan pengurangan jam kerja

“Namun ini masih dalam tahap penjajakan dan belum final untuk ditetapkan. Intinya, khusus bagi ASN kita akan sesuaikan dengan ketentuan yang ada. Sebab kita ingin ASN bisa tetap mengedepankan profesionalitas kerja sebagai abdi negara yang tujuannya untuk melayani masyarakat,” terang dia.

Meski begitu, lanjut dia, pemerintah provinsi dapat memberikan waktu istirahat khusus bagi pegawai yang berpuasa.

Hal senada disampaikan Sekda Papua Hery Dosinaen. Kendati pun nantinya tidak memberlakkan pengurangan jam kerja bagi ASN selama bulan puasa, pemerintah provinsi mempertimbangkan pemberian waktu istirahat khusus dan rehat yang cukup bagi teman-teman yang melaksanakan ibadah puasa.

Baca Juga :  RD Siahaya Pimpin Forum Sekda se Papua Setelah Dideklarasikan

“Namun yang terutama agar pegawai yang berpuasa mesti pintar-pintar menjaga kesehatan dan tak berlebihan beraktivitas diluar jam kerja. Sebab dengan begitu, kinerja sebagai abdi negara dapat dijalankan dengan maksimal”.

“Paling tidak, saya harap pegawai yang menjalankan ibadah puasa harus menjaga kondisi tubuh. Lalu istirahat cukup dan beraktivitas sesuai kebutuhan. Supaya energi untuk bekerja tetap terjaga karena ASN harus profesional meski dalam kondisi apa pun,” tutur dia.

Sekda pun mengimbau pegawai yang tak berpuasa agar menghormati sesama umat dan rekan kerja yang melaksanakan ibadah ramadhan.

“Sangat penting agar para pegawai saling menghargai dan menghormati. Khususnya bagi yang tidak berpuasa agar menghormati teman-teman atau rekan kerja muslim yang laksanakan ibadah puasa,” harapnya.(Erwin)

Related Articles