Disperindagkop Kota Jayapura Gelar Pelatihan Catering dan Pangkas Rambut

Category: Ekonomi, Lintas Papua 20 0
Asisten I, Hanock Wambukomo saat membacakan sambutan Walikota Jayapura pada kegiatan pelatihan di SMK Negeri 1 Jayapura. (Elsye Sanyi /Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM menggelar Pelatihan Catering dan Pangkas Rambut bagi para pelaku UMKM di Kota Jayapura, bertempat di SMK Negeri 1 Jayapura, Senin (29/5/2017).

“Hal ini diselenggarakan untuk meningkatkan peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, serta pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui dinas terkait,” uajr  Ketua Panitia pelaksana pelatihan, Jeany Nerokouw, Senin (29/05/2017).

Dikatakan, bahwa kegiatan pelatihan bertujuan untuk memudahkan pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya serta dapat meningkatkan kualitas bersaing dengan daerah lain, meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya mengelola usaha yang sukses.

 

“Agar dapat memajukan usahanya, serta dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan di Kota Jayapura, serta mewujudkan struktur perekonomian yang seimbang, berkembang dan berkeadilan,” katanya.

 

Lanjut Jeany, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk menumbuh-kembangkan kemampuan UMKM menjadi usaha yang tangguh dan mandiri, serta meningkatkan peran UMKM dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, serta pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano  dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I, Hanock Wambukomo mengatakan, UMKM menjadi salah satu pilar utama perekonomian yang harus memperoleh kesempatan utama dalam mendapatkan dukungan, perlindungan dan pengembangan seluas-luasnya sebagai wujud keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha yang ada di Kota Jayapura.

Baca Juga :  Pemkot Jayapura Siap Awasi dan Tertibkan Kendaraan Umum

“UMKM merupakan kegiatan yang secara tidak langsung memberikan kontribusi terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura, dan masih dapat ditingkatkan lagi kedepannya, mengingat potensi Kota Jayapura selain sebagai pusat pemerintahan, juga sebagai kota pendidikan, kota jasa dan perdagangan dan kota pariwisata,” ungkap Hanock Wambukomo.

Ditambahkan,  terutama dalam menumbuh-kembangkan pembangunan sektor UMKM, kata Hanock, diharapkan mampu mendukung pelaku usaha sesuai keahliannya yang dimiliki agar dapat berkembang maju dan mandiri.

 

“Masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan dan pemerintah berkewajiban mengarahkan, membimbing, melindungi serta menumbuhkan iklim usaha yang sehat,” katanya.

 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Hanock berpesan kepada para narasumber agar memberikan materi pelatihan dengan metode yang sederhana sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh para peserta.

 

Sementara itu, Kepala Disperindagkop, Robert L. N. Awi menerangkan pelatihan ini dikhususkan untuk masyarakat di sepuluh kampung, dimana diminta satu orang peserta mewakili kampung masing-masing, yang dapat latih, terutama bagi mereka yang sudah memiliki pengetahuan dasar dan mempunyai kecintaan akan pekerjaan catering dan pangkas rambut.

“Para peserta sudah kami seleksi dan kami hadirkan mereka pada pelatihan ini, kemudian kami kasih pelatihan tambahan. Sesungguhnya teknik mereka hanya di tingkatkan, kemudian bagaimana dia mengelola usahanya itu nantinya,” ujarnya.

Lanjut Robert, dirinya berharap usai pelatihan ini, nantinya akan ada pemangkas rambut di masing-masing kampung, dan masyarakat tidak perlu lagi ke kota mencari pemangkas rambut.

Baca Juga :  Bupati Wetipo : Kalau Hanya Cabor Catur Kita Terima, Datang Saja !

“Sehingga perputaran uang tidak keluar dari kampung. kemudian bisa memberikan kesejahteraan bukan hanya untuk pemangkas rambut, tapi juga untuk mereka yang beraktifitas di dalam kampong,” tuturnya.

Sedangkan untuk catering, dikatakan Robert selain peserta yang diikutkan dari kampung, ada juga ibu PKK yang diikutkan dari tingkat kelurahan dan distrik. “Harapan kami nantinya, mereka mampu menunjang kegiatan-kegiatan baik di tingkat kelurahan maupun distrik lewat usaha catering yang mereka lakukan. Sehingga mereka tidak perlu mencari catering di tempat lain tetapi cukup ditangani oleh ibu-ibu PKK dengan baik,” pungkasnya.

Adapun pelatihan catering ini diikuti sebanyak 20 peserta dari Distrik Jayapura Utara, Ditrik Jayapura Selatan dan Distrik Abepura. Sedangkan pelatihan pangkas rambut diikuti oleh 10 peserta dari perwakilan lima distrik di Kota Jayapura. Pelatihan ini akan berlangsung pada 29-31 Mei 2017. Kemudian mekanisme dari kegiatan ini antara lain, pemaparan materi, tanya jawab, serta diskusi dn praktek. Narasumber berasal dari SMK Negeri 1 Jayapura. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

Related Articles