Pesan Damai BTM Usai Ibadah Minggu di Jemaat Lembah Yordan Organda

Wali Kota Jayapura Ajak Warga Tidak Kembangkan Informasi Provokatif  di Media Sosial

JAYAPURA (LINTAS PAPUA )  –  Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengajak warga kota untuk tidak kembangkan informasi – informasi provokatif dan tidak benar di media sosial dan media lainya.

 

“Peristiwa tanggal 25 Mei 2017 adalah pelajaran bagi kita dan janganlah kita menambah foto dan memuat berita – berita bohong di media sosial,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, saat memberikan sambutan dalam kunjungannya ke Gereja GKI Jemaat Lembah Yordan Organda Padang Bulan,Distrik Heram, Minggu (28/5/2017).

 

Dikatakan, bahwa bukan hanya di media sosial saja, namun dirinya juga telah memberikan perhatian dan pesan kepada media – media untuk tidak memberikan informasi yang provokatif, tetapi berikanlah informasi yang edukasi.

“Saya ingin Kota Jayapura  jadi rumah kita bersama dan kota yang damai dan aman, saya tidak mau seperti kota – kota  lain yang banyak masalah dan telah menjadi contoh akibat konflik – konflik berkepanjangan,” kata Wali Kota BTM, yang kini berpasangan dengan Wakil Wali Kota Jayapura Terpilih , Rustan Saru.

Walikota BTM mengajak, kepad amasyarakat untuk bersama mendukung program kerja kedepan dalam membangun kota.

“Saya juga dalam kesempatan ini ingin menyampaiakn untuk kta sebagai umat Kristen bisa memberikan pengampunan atau mengampuni dan tidak ada pembalasan, sebab kita diajarkan oleh Tuhan Yesus untuk mengampuni sesaama kita,” tuturnya berpesan.

Baca Juga :  GKI PNIEL Bantu 50 Bangku ke GKI Via Dolorosa Tobati

Wali Kota Jayapura yang menjabat dua periode ini mengakui, pentingnya menjadi surat – surat Kristus, sehingga kita menjadi surat yang dibaca dan menjadi berkat bagi semua orang.

“Kemarin dalam pertemuan bersama telah saya sampaikan juga agar semua proses ini bisa diselesaikan dalam seminggu, tentunya Pangdam dan Kapolda telah berkomitmen selesaikan semua ini,” katanya.

Ketua Majelis Jemaat GKI Lembah Yordan, Pdt. Moses Pulalo, M.Th. (Eveerth Joumilena/LintasPapua.com)

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GKI Lembah Yordan, Pdt. Moses Pulalo, M.Th., mengatakan bahwa  pelayanan kedepan adalah  apa yang diharapkan Walikota dengan menjaga kedamaian dan kebersamaan.

“Saya kira ini tugas gereja dan semua masyarakat  dan kami berusaha membangun dari berbagai agama yang ada untuk menjaga kedamaian, sebab siapapun engkau yang adalah manusia harus menjaga Tanah Tabi sebagai tanah damai untuk dipancarkan kehidupan  yang harmonis,:” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Moses Pulalu juga menyampaikan adanya pembangunan jalan hingga masuk ke gedung gereja yang didukung oleh Kepala Kelurahan Hedam, Dionisius Deda, sehingga akan terus dilakukan penambalan pada jalan – jalan yang rusak.

 

Terkait keamanan, sebelumnya, Dalam memberikan rasa aman kepada Rakyat Kota Jayapura, Walikota Dr. Benhur Tomi Mano, MM., akan mengembalikan fungsi Garnisun.

Wali Kota BTM Saat berkan sambutan di Gereja GKI Lembah Yurdan (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

“Untuk memberikan rasa aman kepada rakyat, saya akan mengembalikan fungsi garnisun,” tegas Walikota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM. saat menghadiri Cofee Morning bersama Kapolda Papua, kapolres jayapura kota, dandim 1701, OPD, Tokoh Adat, Agama, OKP, mahasiswa, dan masyarakat Kota Jayapura, di Hotel Sahid Jayapura, Rabu 24 mei 2017.

Baca Juga :  Kartu Papua Sehat Ikut Menopang BPJS Jayapura

Patroli Garnisun akan melibatkan Kodim 1701 jayapura, TNI Angkatan Laut dan Udara serta Satpol PP dan organissi kepemudaan.

 

Tidak hanya itu, Walikota akan menambah pos-pos keamanan dan pos keamanan yang sudah ada agar kembali mengfungsikan.

“kami akan mengembalikan pos keamanan yang telah ada dengan menempatkan Polisi dan TNI,”tambah Walikota.

Hal ini, dilakukan bukan untuk menakuti rakyat Kota Jayapura, tetapi ingin memberikan rasa aman kepada seluru lapisan masyarakat yang bermukim di kota jayapura. Karena beberapa waktu di kota jayapura banyak terjadi aksi kekerasan hingga kematian warga yang dilakukan oleh pelaku yang tidak beradab.

 

Walikota menambahkan, mengutuk keras para pelaku pembunuhan yang terjadi dalam waktu singkat di kota jayapura.

“Saya mengutuk keras pelaku pembunuhan yang terjadi Tanah Tabi,”  tegasnya. (Eveerth Joumilena)