BTM Mengutuk Aksi kekerasan, Ajak Umat Tuhan Berdoa dan Tidak Main Hakim Sendiri

Category: Lintas Papua, POLHUKAM 6 0
Wali kota Jayapura, DR, Drs Benhur Tomi Mano, MM (ISTIMEWA)

JAYAPURA  (LIINTA S PAPUA)  –  Wali Kota Jayapura terpilih, Benhur Tommy Mano (BTM) mengutuk aksi kekerasan yang terjadi di Kota Jayapura selama satu pekan kemarin dan siap menyikapi kasus tersebut, sekaligus mengajak umat Tuhan berdoa dan tidak main hakim sendiri, tetapi percayakan semua kepada pihak keamanan.

 

“Saya sebagai wali kota terpilih mengutuk keras aksi-aksi kekerasan, penjambretan, pencurian dan pembunuhan yang dilakukan di Kota Jayapura ini.Nanti setelah dilantik, langkah pertama yang akan saya lakukan menggelar rapat Muspida lengkap untuk bagaimana kita mencari solusi dan langkah konkrit untuk mengatasi aksi kekerasan ini. Sebab rakyat saya sudah tidak merasa aman lagi berada di Kota Jayapura,”  ujar Benhur Tommy Mano,  saat diwawancarai di kediamannya,  Sabtu (20/5/2017) pekan kemarin.

BTM tak ragu menyebut aksi-aksi kekerasan itu, sebagai tindakan orang biadab dan tak beragama, sehingga mesti sesegera mungkin dibasmi dari kota Port Numbay.

Ia pun berjanji, segera mengambil langkah konkrit guna meminimalisasi aksi-aksi meresahkan dan merugikan masyarakat tersebut.

Baca Juga :  600 Penyu Belimbing Anak Dilepaskan di Pantai Skouw Yambe

“Sekali lagi saya akan tegas menindak mereka. Saya yakin pelakunya bukan orang dari Kota Jayapura. Sebab warga saya tidak mungkin melakukan hal-hal sekeji itu,” terangnya.

BTM mengatakan, pihaknya baru saja memanggil persekutuan gereja-gereja dan jaringan doa sekota Jayapura guna membahas langkah-langkah apa saja yang bakal diambil.

“Saya juga berharap melalui doa-doa dari para tokoh gereja dan agama di Jayapura, bisa mengusir roh-roh jahat dari tanah ini. Sebab banyak sekali warga SMS saya minta cepat dilantik karena mereka sudah merasa tidak aman,” harapnya.

Diakui, beberapa hari sebelumnya  sempat menyaksikan aksi pejambretan.

“Saya minta supir mendekat dan mengejar namun tidak kuasa mendapatkan. Sehingga saya sadar memang hal seperti ini memang harus cepat kita atasi,”  katanya.

 

Meski begitu, BTM meminta masyarakat untuk tidak mengambil keputusan sendiri menyikapi setiap permasalahan kekerasan yang terjadi di Kota Jayapura.

“Mari kita serahkan kepada aparat keamanan dan pemerintah untuk selesaikan masalah itu.Sebab jangan sampai terjadi potensi konflik di tingkat bawah,” pesannya.

Baca Juga :  Green Youtefa Performing Art 2017 Diakhiri Dengan Ajakan Peduli Lingkungan

Dirinya berharap,  agar kota ini  tidak pecah belah masyarakatnya  seperti yang pernah terjadi di daerah lain.

“Kita ingin kerukunan umat beragama di Papua harus baik. Itulah harapan saya,” harapnyaa menutup pembicaraan. (Erwin /Jopen /Dhoto)

Related Articles