Pupuk Kimia Belum Layak Digunakan di Wamena

0
566
Kota Wamena ,Kabupaten Jayawijaya, dilihat dari ketinggian. Menjadi tujuan dari Jalan Trans Jayapura - Wamena. (Eveerth Joumilena / Koran Harian Pagi Papua)
Nampak Mama-Mama Sedang Berjualan Sayur Di Pasar Sinakma. (Ema /LintasPapua.com)

WAMENA (LINTAS PAPUA)  –  Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Stiper Wamena, Seplin, S.Si, M.Pd, M.Si menjelaskan, bahwa bahan pupuk Kimia belum layak digunakan di Kabupaten Jayawijaya.
“Ketahanan dan ketersediaan unsure hara masih banyak dan belum layak kalau Pupuk Kimia kita pakai disini,” ungkap Ketua LPPM.
Dijelaskan, selain belum layak, pemerintah Kabupaten Jayawijaya sudah melarang tegas adanya penggunaan Pupuk Kimia di lahan pertanian dan perkebunan milik warga masyarakat di Jayawijaya.
Dikatakannya, selama ini masyarakat kelompok tani telah diajrkan oleh mahasiswa pertanian untuk mengelola dan membuat pupuk sendiri dari kotoran binatang, sehingga hampir semua masyarakat hanya menggunakan pupuk yang terbuat dari kotoran binatang.

Diakuinya, apa yang dilakukan pemerintah sudah sangat tepat, dimana masyarakat dapat berusaha lebih giat lagi dengan memanfaatkan lahan milik mereka sendiri.
Dikatakan, penggunaan Pupuk kimia dapat berpengaruh juga terhadap kesehatan masyarakat dan juga hewan ternak melalui air, sehingga sangat disarankan masyarakat dapat menggunakan pupuk organic untuk lahan perkebunannya.
“Untuk melatih mahasiswa membuat pupuk organik, kita sudah kerjasama dengan LIPI Wamena,” ungkap Ketua LPPM. (Ema)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here