Forum Komunikasi Lintas Budaya Dideklarasikan

Category: Lintas Papua 7 0
Suasana Deklarasi bersama Forum Komunikasi Lintas Budaya Kota Jayapura di Tanah Hitam Abepura, Sabtu kemarin. (Eveerth Joumilena /lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Forum Komunikasi Lintas Budaya yang merupakan forum gabungan berbagai kerukunan yang ada di Kota Jayapura, resmi dibentuk dan dideklarasi bersama di Kediaman  Ketua LMA Port Numbay di Abepura, Sabtu (20/5/2017).

Ketua Forum Komunikasi Lintas Budaya, George Awi mengatakan, sebagai ketua  bukan berarti  menguasai, tetapi sebagai mediator, dan saya berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan dan pasti ini menjadi tugas berat.

“Sehingga mari kita laksanakan bersama  – sama, sehingga seberat apapun tugas ini, pasti mejadi ringan kalau dikerjakan bersama,” ujar Ketua Forum Komunikasi Lintas Budaya, George Awi, dalam sambutan dekalrasi.

Diakui, saat deklarasi berlangsung bersamaan dengan hari bersejarah kebangkitan nasional, dimana pahlawan kita mendirinkan negara karena rasa cintanya terhadap bangsa dan tanah air.

“Dengan dasar itu, pada waktu itu didirikan partai kedaeraham, sehinga pahlwan kitaberpikir, bahwa parati kedaerah perlu disatukan , sehingga menjadi satu kekuatan dan menjadi makna kebangkitan nasional,” tuturnya menjelaskan sejarah bangsa.

 

Diakui, saat ini kerukunan semua berkumpul menajdi satu, sehingga mari kita kawal Pacasila dan UUD 1945.

Baca Juga :  6 Kampung di Kota Jayapura Terima Bantuan APBN

“Kondiisi kota saat  ini adalah tanggungjawjab bersama, seingga duduk bersama bagaimana mencari solusi, supaya semua  semua bisa beraktivitas dengan aman dan tentram,” katanya.

Saya harap, katanya,kita bisa mencari waktu lagi untuk kumpul dan membahas bersama situasi yang ada, karena kondisi  yang terjadi membuat kita menjadi beban.

“Jadi tanggungjawab terhadap masalah  ini adalah milik semua dan jangan kita hanya

Ketua Forum Komunikasi Lintas Budaya Kota Jayapura, George Awi, saat berikan keterangan (Eveerth Joumilena /lintaspapua.com)

biarkan suku yang bertikai saja, demikian semua harus damai,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan  Kota Jayapura, Junaedi Rahim berharap wadaha ini menjadi tempat yang baik kita meminta kepada Polres, Polda dan Pangdam agar segera melihat dan menyelesaikan persoalan yang sednag terjadi.

 

“Kita akan silahturahmi ke Kapolres dan Kapolda, sehingga kita sampaikan kita juga mendukung pihak kepolisian dalam mengungkap pelaku dan menyelesaikan persoalan yang terjadi,” katanya.

Hadir dalam deklarasi tersebut berbagai ketua –ketua kerukunan seluruh nusantara yang berada di Kota Jayapura, sehingga wadah ini akan teerus mendata semua kerukunan untuk bersama membangun kedamaian di Kota Jayapura. (Eveerth  Joumilena)

Related Articles