Los Pasar Skouw Batas RI- PNG Diperuntukan Bagi Warga Lokal

Category: Ekonomi, Lintas Papua 11 0
Gubernur Papua Lukas Enembe mendampingi Presiden Joko Widodo di sela-sela peresmian PLBN Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, (Erwin Senduk /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Presiden Joko Widodo memastikan setiap los Pasar Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura yang sementara dalam pengerjaan, seluruhnya diperuntukan bagi warga (pedagang) lokal.

 

“Nanti los-los pasar inidiperuntukan bagi warga lokal,” tegasnya pada peresmian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Selasa (9/5/2017).

Jokowi pada kesempatan itu, juga menginstruksikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat untuk menambah jumlah pembangunan los di lokasi pasar tersebut.

“Saya juga minta agar los-los pasarnya ditambah. Nanti (berapa banyak) jumlahnya bapak Gubernur akan lapor ke Menteri,” seru dia.

Sementara menyinggung mengenai model pembangunan Pasar Skouw, ia mengingatkan Menteri PU Pera agar pengerjaannya disesuaikan dengan pasar modern masa kini. Dilain pihak, pembangunannya harus rampung dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Sehingga pembangunan Pasar Skouw saya minta dikerjakan siang dan malam, “ kata Jokowi.

Ia mengharapkan kehadiran Pasar Skouw dapat membantu menunjang ekonomi warga lokal. Dengan demikian pemerintah daerah diminta memberi pembinaan supaya barang dagangan yang  dijual tak hanya dalam bentuk sembako.

Baca Juga :  Seleksi MRP Dinilai Inprosedural, Calon Anggota MRP Lapor Komnas HAM

“Tetapi dikembangkan tidak hanya untuk urusan garmen, tetapi sektor lain termasuk elektronik. Sebab negara kita ini bisa memproduksi barang-barang seperti itu”.

“Sebab saya bandingkan saat saya ke Port Moresby, PNG beberapa waktu lau, dimana harga-harga barang di Indonesia masih lebih murah.Baik sembako, garmen dan alat elektronik lainnya.Karenanya saya harapkan kedepan barang-barang ini disuplai dari Pasar Skouw, sehingga hal ini bisa menjadi peluang yang dimanfaatkan oleh rakyat Papua. Dan ini menjadi tugas bersama semua pihak untuk membangkitkan perekonomian di daerah perbatasan,”harap dia. (Erwin Senduk /Koran Harian Pagi Papua)

Related Articles