5 Poin Deklarasi FKUB dan Ormas Lintas Agama Bubarkan HTI di Papua

Category: Lintas Papua 14 0
semua golongan lintas agama dan pemerintah saat foto bersama dan deklarasi tersebut. (ISTIIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Setelah melalui diskusi dan saling membangun pemhaman bersama, akhirnya disepakati Deklarasi dan Pernyataan Dukungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua dan Ormas Lintas Agama di Papua tentang Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk Papua Tanah Damai.

Pernyataan Deklarasi ini dibacakan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Papua, Dr.H.Toni Wanggai, MA., di Jayapura, Kamis (18/05/2017), adalah  sebagai berikut,

  1. Perjuangan HTI Menegakan Khilafah Islam (Negara Islam Global) ditengah masyarakat Tanah Papua yang plural melahirkan potensi konflik dan mengancam keutuhan NKRI.
  2. Mendukung Pemerintah atas Kebijakan Politik Membubarkan ormas HTI melalui Menkopolhukam pada tgl. 8 Mei 2017 dan segera melakukan proses hukum kepada ormas lain yang anti Pancasila.
  3. Mendorong program deradikalisasi untuk memberikan penyadaran kepada HTI dalam kehidupan dan berbangsa dan bernegara sesuai nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
  4. Setiap orang yang berada di Papua wajib menjaga Visi & Misi Papua sebagai Tanah Damai yang telah menjadi komitmen bersama sejak tgl. 5 Pebruari 2002.
  5. Menghimbau kepada semua pemangku kepentingan untuk merespon radikalisme agama yang bertentangan dengan Pancasila yang akan mengancam kerukunan dan persaudaraan sesama anak Bangsa.
Baca Juga :  Masyarakat Adat Pertanyakan Sikap Tiga Paslon Bupati Jayapura

 

Seminar pembubaran HTI di Papua (ISTIMEWA)

“Mari bergandengan tangan membangun sinergi dan kerjasama dengan seluruh organisasi masyarakat sipil, TNI-Polri serta aparatur pemerintah untuk menjaga kedaulatan NKRI di Tanah Papua,” kata Dr.H.Toni Wanggai, MA., menutup pembacaan deklarasi yang mengajak semua pihak di Papua membangun sinergi dan kerjasama. (Eveerth Joumilena)

Related Articles