Kapolda Papua Ajak Media Bangun Informasi Yang Mencerdaskan

Category: Lintas Papua, POLHUKAM 16 0

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Boy Rafli Amar, M.H., mengajak insan media di Papua untuk bekerja sesuai aturan UU Nomor 40/1999 dan bisa menyajikan informasi yang mencerdaskan anak bangsa.

“Prinsip – prinsip cover both side diperhatikan, artinya dalam pemberitaan harus berimbang, karena ini sangat dimungkinkan, apalagi hasil jurnalis menyinggung orang lain, tentunya bisa menimbulkan sebuah persoalan,” ujar Irjen Pol. Drs. Boy Rafli Amar, saat menggelar Coffee Morning dengan Insan Pers di Kota Jayapura, di Ruang Rapat utama Polda Papua di Jayapura, Senin (15/5).

Dikatakan, bahwa profesi jurnalis adalah rentan dengan bahaya, demikian juga dengan polisi, dimana nyawa menjadi taruhan, sebab itu rekan – rekan jurnalis perlau jurga memperhatikan hal – hal yang menjadi kepentingan dalam peliputan.

“Namun tetap akan ditindak tegas dan tidak dibenarkan jika ada polisi yang merampas kamera, tentunya akan ditindak tegas,” ucapnya.

Kapolda Papua bersama jurnalist Papua usai coffee morning di Polda Papua. (Eveerth Joumilena)


Irjen Pol. Boy Rafli yang menjabat sejak 18 April 2017 ini mengakui, dalam era kebebasan demokrasi saat ini, namun dalma pemberitaan harus bisa melihat kondisi masyarakat, dalam haal ini saya sarankan untuk tetap mengacu pada Undang – Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Baca Juga :  PKPI Papua Dukung Visi Misi John Wempi Wetipo Maju Cagub

“Pers bagian dari anak bangsa, sehingga harus bisa mewujudkan cita-cita mencerdaskan bangsa dan ikut memajukan kesejahteraan umum, demikian juga ikut memberitakan informasi yang mencerdaskan masyarakat,” pesannya.

Dirinya menyarankan, untuk media harus sejalan dengan pikiran negara, yakni mengacu pada Undang – Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Pers adalah anak bangsa, sehingga harus bisa membuat masyarakat menjadi cerdas dan bisa menciptakan peace journalism , karena bisa membangun opini dan maindset masyarakat untuk lebih cerdas,” sarannya.


Redaktur Harian Pagi Papua, Anang Budiono menanggapi dengan memberikan apresiasi kepada Kapolda atas program peace journalism, yakni bukan hanya kerja di dunia nyata , tetapi juga di dunia maya , yakni membangun informasi dan mencegah adanya informasi yang tidak berimbang.

“Papua memang berbeda dengan daerah lain, sehingga saya aapresiasi dengan semua pemaparan dari Kapolda Papua, terutama membangun masyarakat untuk mencitai lalu lintas serta bagaimana menciptakan jurnalisme damai , terutama kerja sama polisi dengan masyarakat dalam memahami dan implementasikan harapan masyarakat,” kata Mas Anang, sapaan Redaktur Harian Pagi Papua ini.

Baca Juga :  Petrus Huby Maju Cabup Terpanggil Kembalikan Budaya Jayawijaya

Mantan Kabid Humas Polri ini berharap, masalah keamanan dan Forum Kemitraan polisi masyarakat juga bisa diaktifkan kembali, sehingga disetiap linkungaan bisa terjaga keamanan bersama dan ketentraman warga ikut terjamin.

Acara coffee morning berlangsung dalam suasan diskusi dan tanya jawab di ruang rapat utama Polda Papua di Kota Jayapura, yang di hadiri puluhhan wartawan dari berbagai media cetak dan elekktronik di Kota Jayapura. (Eveerth Joumilena)

Related Articles