17 Mei PSU Tolikara, 470 Anggota Polisi Siap Kawal

Category: Lintas Papua 38 0
Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Boy Rafli Amar, M.H, usai acara coffee morning di Polda Papua (Eveerth Joumilena / Lintas Papua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Boy Rafli Amar, M.H., mengatakan dari hasil koordinasi dengan KPU Papua dinyatakan PSU Undur tanggal 17 Mei 2017 dan 470 personil polisi siap mengawal proses demokrasi tersebut.

Hal ini disampaikan Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar dalam acara coffee morning dengan insan Pers di Jayapura di ruang rapat utama Polda Papua, Senin (15/5), sekaligus menjelaskan, bahwa penundaan ini disebabkan adanya faktor logistik.

“Jadi telah disosialisasikan kepada semua pasangan calon, yakni diundur sehari, karena alasan logistik dan ini adalah faktor teknis,” ujar Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Boy Rafli Amar, M.H.

Disampaikan, bahwa untuk kesiapan aparat keamaan dari informasi yang ada untuk TNI telah siap dua pleton dan untuk kepolisian disiagakan sebanyak 470 personil.

“Semua tersebar pada 18 distrik yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang dan disesuaikan juga dengan situasi di lapangan,” ungkapnya.

Dirinya berharap, terus mendapatkan informasi dari lapangan dan pihaknya ikut membantu menjaga keamanan dalam PSU Tolikara.

Baca Juga :  Sertijab Danrem 173/PVB Sebagai Pembinaan Personel

“Kita juga berharap kepada pasangan calon untik siap menang dan siap kalah, sebab jangan sampai tidak siap kalah, lalu ikut memprovokasi keadaan, sehingga hal ini jangan terjadi,” pesannya.

Terkait keamanan Bersama, Mantan Kabid Humas Polri ini mengakui, juga terus menjalin komunikasi dengaan pasangan calon bupati dan wakil bupati Tolikara.

“Sebab itu, siapapun yang terpilih nantinya harus dihormati dan kita berharap Pilkada Tolikara sukses, sehingga kami juga berharap kepada media untuk ikut mendukung dengan pemberitaan yang sesuai dari sumber yang jelas dan menyejukan suasana damai,” saran Kapolda Papua, yang baru menjabat sejak 18 April 2017 ini.

Terkait agenda PSU di Kabupaten Yapen dan Intan Jaya serta Puncak Jaya dan Kabupaten Jayapura, Boy Rafli Amar menegaskan, akan terus mengikuti perkembangan yang ada dan siap mendukung untuk sebuah proses demokrasi yang jujur dan adil. (Eveerth Joumilena)

Related Articles