BPBD Jayapura Bantu Warga Bencana Puting Beliung di Airu

Category: Lintas Papua, Sosial Masyarakat 19 0
Suasana Pemberian Bantuan di Kampung Pagai Distrik Airu (Istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura melakukan peninjauan dan membantu warga bencana puting beliung di Distrik Airu, dengan menempuh perjalan 12 jam melalui medan yang sulit.

Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Jayapura, Drs. Sumartono, saat dikonfirmasi di Jayapura, Sabtu (13/5/2017), sekaligus menjelaskan, bahwa kegiatan ini telah terlaksana dengan baik, walaupun harus melalui rintangan yang cukup sulit lewat sungai.

“Kegiatan tersebut langsung meninjau lokasi kejadian bencana angin Puting Beliung di kampung Pagai distrik Airu sekaligus menyerahkan bantuan pangan dan perlengkapan tidur,” ujar Sumartono.

Dijelaskan, bahwa kegiatan ini telah dilaksanakn pada Kamis (4/5/2017) dimana Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulan Bencana Daerah Kabupaten Jayapura dengan menggunakan kendaraan darat menuju titik bencana Angin Puting Beliung di Kampung Pagai Distrik Airu Kabupaten Jayapura.

“Perjalan yang memakan waktu kurang lebih 12 jam berada di jalan darat dan 2 jam diatas sungai Mamberamo dengan selamat tiba dikampung Pagai dengan jarak tempuh kurang 565 kilometer dari pusat perkantoran bupati Jayapura di Sentani,” jelasnya.

Baca Juga :  Inilah Pembukaan Festival Teluk Humboldt IX 2017 di Pantai Hamadi
Medan yang ditempuh harus melewati arus kali Sungai Mamberamo (Istimewa)

Sumartono menuturkan, bahwa tim yang diturunkan ini berdasarkan perintah Bupati lewat asisten II bidang Ekonomi Pembangunan dalam disposisi tertanggal 3 Mei 2017.

“Akan tetapi perlu diketahui bahwa kejadian bencana angin puting beliung ini terjadi pada tanggal 21 April 2017 lalu di kampung Pagai dustrik Airu, namun mengalami keterlambatan penanganan karena informasi yang lambat kepada kami selaku organisasi terkait,” tuturnya.

Diakui, Distrik Airu merupakan dustrik paling jauh dari pusat pemerintahan di Kabupaten Jayapura dan juga perjalanan menuju kesana sangat sulit dan masih banyak yang rusak berat.

Dari informasi yang dihimpun, Pekerjaan ini yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jayapura yang dipimpin oleh Frangky. A. Monim, SE, kepala seksi Kedaruratan, Yance Wanggai, Kepala Seksi Logistik, Feky Jayasaputra, S. Ip, dan Boni Siriyei.

“Semua tugas dengan pengecekan lokasi kejadian bencana sesuai dengan surat yang disampailan kepada Bupati Jayapura dari pemerintah Kampung Pagai distrik Airu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jayapura, Frangky. A. Monim, SE, mengatakan bahwa kehadiran Badan Penanggulangan Bencana Daerah di kampung Pagai distrik Airu merupakan panggilan kemanusian untuk melaksanakan amanat UUD 45 yaitu melindungi seluruh bangsa Indonesia dari berbagai ancaman.

Baca Juga :  Ketua Komisi V DPR Papua Desak Dispendasbud Mimika Cari Solusi Untuk Hak Guru Honorer

“Salah satunya adalah ancaman bencana seperti yang bapak, ibu dan anak anak rasakan di Kampung Pagai ini,” ujar Frangky. A. Monim, SE, yang juga disampaikan sebelum menyerahkan bantuan pangan dan perlengkapan tidur. (Eveerth Joumilena)

Related Articles