KPK Jadikan Jayawijaya Kabupaten Percontohan Bebas Korupsi di Papua

WAMENA (LINTAS PAPUA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menjadikan Kabupaten Jayawijaya sebagai daerah percontohan bebas korupsi bagi kabupaten lain di Provinsi Papua.

Hal itu di sampaikan Bupati Kabupaten Jayawijaya Wempi Wetipo SH, MH kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (12/5).

Dikatakan Wempi, dalam dekat ini tim dari KPK RI akan datang Wamena Kabupaten Jayawijaya untuk membuat pelatihan penyelenggara Negara bebas korupsi agar menjadi model di Papua sebagai Kabupaten pemibinaan keuangan yang baik.

“KPK akan mempersiapkan sejumlah pimpinan SKPD di pemerintah di Kabupaten Jayawijaya guna mewujudkan pengelolaan keuangan berbasis elektronik dan menjadi model atau contoh bagi kabupaten lain di Papua,” katanya.

Bupati dua periode itu mengungkapkan, kepercayaan yang berikan KPK RI tentunya akan disambut dengan baik. “Kepercayaan ini tentunya tak lepas dari kinerja kami yang dianggap KPK bebas dari korupsi,” tuturnya.


Bupati Kabupaten Jayawijaya Wempi Wetipo SH,MH ketika menerima penghargaan Bupati terbaik seluruh Indonesia atas Laporan Harta Kekeyaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kabupaten Jayawijaya atas penilaian KPK RI beberapa bulan lalu. (ISTIMEWA)

Wempi membeberkan, sebelum mengakhiri masa tugas sebagai Bupati Jayawijaya di tahun mendatang akan terus membenahi semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar mampu menerapkan perencanaan dan penganggaran keuangan berbasis elektronik, sehingga anggaran yang digunakan tepat sasaran dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Melalui kerjasama dengan KPK maka penggunaan dana di tingkat SKPD hingga distrik dan kampung akan diawasi, maka ini sangat baik dan saya sanggat bangga dengan rencana ini,” tambahnya.

Wempi menambahkan, anggaran yang digunakan pemerintah Jayawijaya melalui ‘e-planning and e-budgeting’ (perencanaan dan penganggaran berbasis elektronik), harus mampu dilakukan kepala kampung. Degan begitu, seluruh penggunaan anggaran dilakukan secara transparan bagi seluruh masyarakat.

“Saya harapkan seluruh kepala kampung menggunakan anggaran secara baik. Tak hanya itu, tak boleh ada keluhan melainkan mensyukuri jumlah anggaran yang diterima seluruh kampung. Saya mengakui, uang yang dikelola kampung tidak sebanding dengan tingkat kesulitan yang ada, tetapi harus dijadikan spirit untuk kita bekerja lebih keras, lebih baik dan hidup lebih layak,” ucapnya. (jrp)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...