BEC Hasilkan Deklarasi Jakarta Untuk Ekonomi Biru

Category: Lintas Papua 6 0

JAKARTA (LINTAS PAPUA) – Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi/SOM yang merupakan rangkaian the 2nd IORA Blue Economy Conference telah berhasil menyepakati Deklarasi Jakarta untuk Ekonomi Biru di Jakarta, Selasa (9/5).

Arif Havas Oegroseno yang mengetuai SOM mengatakan bahwa Deklarasi Jakarta berisi prinsip-prinsip dan prioritas sektor pengembangan ekonomi biru negara-negara anggota Asosiasi Lingkar Samudera Hindia (IORA).

Deklarasi ini, lanjutnya, akan menjadi panduan untuk mengembangkan ekonomi biru yang berbasis kelautan di kawasan lingkar Samudera Hindia dengan mempertimbangkan keberlanjutan dan kesinambungan lingkungan. Dalam sidang, diputuskan bahwa Deklarasi Jakarta mencakup sejumlah sektor prioritas antara lain perikanan, energi terbarukan, pelabuhan dan perkapalan, pertambangan, wisata bahari, dan riset dan pengembangan kelautan.

Lebih lanjut, pertemuan Tingkat Menteri ini juga membahas _Voluntary_ _Commitments_ (komitmen kesukarelaan), yang menjadi salah satu capaian penting dari 21 negara anggota IORA. Secara umum, isi dari komitmen tersebut adalah kemauan negara anggota IORA untuk merealisasikan konsep ekonomi biru serta membuka peluang kerjasama dengan negara anggota IORA lainnya.

Baca Juga :  Merah Putih Terbesar Berkibar di Raja Ampat

Indonesia, India, Singapura dan Australia adalah negara-negara yang secara tegas telah mengemukakan komitmennya untuk mengimplementasikan ekonomi biru. Bentuk komitmen tersebut beragam mulai dari pemberian pelatihan dan peningkatan kapasitas manajemen kepelabuhanan, restorasi terumbu karang, mitigasi efek perubahan cuaca,dan sebagainya.

Selain memberikan komitmennya, Indonesia juga mengusulkan untuk mengundang negara-negara mitra dialog IORA.

“Supaya program-program pengimplementasian ekonomi biru bisa lebih kaya maka kami usulkan pertemuan hari ini dilanjutkan dengan mitra dialog IORA,” tutur Havas dalam pertemuan tingkat pejabat tinggi tersebut.

Negara-negara anggota IORA secara konsensus menyepakati pentingnya skema pendanaan untuk menjalankan proyek-proyek ekonomi biru melalui pelibatan sektor swasta. Negara-negara anggota juga memandang bahwa isu keberlanjutan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari konsep Ekonomi Biru.

Pertemuan hari ini akan dilanjutkan dengan pertemuan tingkat menteri yang akan dibuka oleh Wapres Jusuf Kalla pada hari Rabu (10/5) di tempat yang sama. Menko Maritim Luhut Pandjaitan dijadwalkan akan mendampingi wapres dalam acara yang juga akan dihadiri oleh 8 menteri terkait dari negara-negara IORA. Bahkan, wakil presiden Mauritius juga dijadwalkan hadir dalam pertemuan tersebut. (***)

Baca Juga :  Pelaku OTT Dihukum, Tokoh Pemuda Minta Pelanggaran Lain Diproses

Related Articles