OASE dan TNI Gelar Pengobatan Massal bagi Warga Merauke

Category: Lintas Papua 8 0

Organisasi Aksi Solodaritas Era Kabinet Kerja dan TNI saat gelar pengobatan massal di Merauke (ISTIMEWA)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Sekitar 2.000 anggota masyarakat menikmati pengobatan massal yang diadakan Organisasi Aksi Solodaritas Era Kabinet Kerja (OASE) bekerja sama dengan aparat TNI dan Dinas Kesehatan di Kabupaten Merauke, Rabu (26/4/2017).

Hal ini disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Teguh Puji Raharjo, sekaligus menjelaskan, bahwa pengobatan masal ini dilayani oleh 22 dokter umum, spesialis dan dokter gigi dan dilaksanakan di puskesmas kampung Lepro. Selain pengobatan masal diadakan juga IFA tes.

“Pada kesempatan ramah tamah di kantor Dinas Kesehatan yang bersebelahan dengan puskesmas, Ketua Tim Penggerak PKK menyampaikan terima kasih atas kunjungan ibu Gatot beserta rombongan dapat kami laporkan hubungan kerja sama yang terbina selama ini dapat terbina dengan baik,” ujar Kolonel Inf. Teguh Puji Raharjo, melalui release pers yang diterima Harian Pagi Papua, Rabu (26/4).

Sementara itu, Nenny Gatot Nurmantyo selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi mengatakan, kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan dan dijaga.

“Saat ini kanker servick merupakan penyakit tingkat tinggi yang setiap 2 menit satu orang meninggal dunia dikarenakan kanker servick,” Nenny.

Baca Juga :  Negara Indonesia - Vietnam Sepakati Sejumlah Kerja Sama

Ditambahkan, beberapa upaya yang telah dilakukan dari Oase yaitu deteksi dini kanker serviks, dengan dilakukannnya deteksi dini dapat melakukan pencegahan untuk mengurangi resiko kematian , harapan melalui kegiatan yang telah dilakukan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang penyakit kanker.

Ramah tamah diramaikan oleh anak anak SD yang menyanyikan lagu dari Sabang sampe Merauke dan pemberian perlengkapan sekolah dari rombongan Oase kepada SD Gudang Arang dan pemerian sembako secara simbolis bagi masyarakat. Sembako yang dibagikan sebanyak 1.000 paket sembako.

sekedar diketahui pemeriksaan IFA dilaksanakan sejak bulan Maret setiap hari Rabu dengan sasaran 1000 responden. (Eveerth Joumilena)

Related Articles