Komisi V DPR Papua Sikapi Masalah RSUD Abepura

Ibu Yakoba Lokbere, saat mengunjungi RSUD Abepura dan melihat pelayanan bersama anggota DPR Papua lainnya (Foto Facebook YYL)
Yakoba Lokbere : Menyangkut Nyawa Orang Papua, Direktur RSUD Harus Segera Menyelesaiakn Persoalan ini.

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – RSUD Abepura sebagai rumah sakit milik pemerintah, maka harus selalu mendapatkan pengawasan dan tentunya setiap masalah diselesaikan secara baik, sehingga pelayanan kesehatan juga berdampak positif dan tenytunya untuk kemajuan derajat kesehatan di Tanah Papua, sebagaimana langsung disikapi DPR Papua.

“Ini bicara tentang hati, besok kami akan panggil pak Direktur RSUD Abepura, dr. Nikodemus Barends dan semua kepala bidang untuk ke DPR Papua untuk mengklarifikasi atas keluhan yang kami terima termasuk ruang-ruangan yang mengalami permasalah,” ujar Ketua Komisi V DPR Papua, Yakoba Lokbere, usai usai sidak mendadak di RSUD Abepura didamping Wakil Ketua Komisi, Nioluen Kotouki, Bobirus Jikwa, Ignasius Mimin, Gerson Somma, dan Direktur UP2KP Provinsi Papua, Agustinus TH Raprap, Selasa (25/4/2017).

Dikatakan, bahwa, dirinya sudah melakukan sidak telah melihat langsung dari ruang ke ruangan. Bahkan mendengar langsung apa yang menjadi keluhan para medis dan para pasien.

“Masalah ini tidak bisa dibiarkan karena menyangkut nyawa orang Papua. Saya dipilih rakyat maka saya harus membela rakyat, saya minta kepada Direktur untuk menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.


Menyangkut desakan untuk dilakukan pergantian terhadap Direktur, Lokbere mengaku tidak punya kewenangan untuk melakukan pergantian. “Saya tidak punya kewenangan untuk itu, saya hanya minta agar diselesaikan demi pelayanan dan keseharan bagi masyakat untuk lebih baik kedepan,” pungkasnya.

Sebab menurut dia, dari laporan yang diterima dimasing-masing ruangan bahwa pasien rawat inap harus membeli obat dari luar rumah sakit karena stoknya tidak terdapat di bagian farmasi.

“Direktur kenapa tidak mengambil kebijakan atas keluhan ini,” tanyanya..

Ibu Yakoba Lokbere bersama Direktur UP2KP, Agustinus Raprap dan sejumlah staff UP2KP saat foto bersama usai kegiatan (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

Sementara itu, Sementara itu, Direktur UP2KP, Agustinus Raprap meminta, kepada DPR Papua yang memiliki kewenangan mengawasi di lapangan terhadap pemanfaatan keuangan termasuk dana Otsus di RSUD Abepura.

“Nah, jadi yang kami rekomendasi, pertama direktur sesegera mungkin menyiapkan dana dan apotik, agar tidak ada lagi orang Papua keluar rumah sakit ini pakai resep. Itu prinsip,” imbuhnya.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura (ISTIMEWA)

Dirinya menilai, persoalan yang dihadapi RSUD Abepura harus segera menyelesaikannya dan masalah desakan pergantian akan meneruskan temuan-temuan tersebut kepada Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Tupoksi UP2KP hanya dua, mengawal pembangunan kesehatan di Papua dan menampung keluhan masyarakat. Dan kita hanya bisa membawa masalah ini kepada gubernur dan Sekda,” ujar Raprap. (***)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...