Anak Asli Kamoro Siap Maju Calon Gubernur Papua 2018

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw, sebagai anak asli Kamoro, Kabupaten Mimika, yang akan bertugas di Mabes Polri Jakarta kembali menegaskan, bahwa dirinya siap maju sebagai Gubernur Papua jika Mabes Polri mengijinkan.

“Sebagai prajurit saya siap saja ditempatkan dimana saja untuk melayani masyarakat, demikian dalam kapasitas dan kepentingan masyarakat, jika diijinkan oleh Mabes Polri, maka ssaya bersedia saja,” ujar Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw, di kediaman LMA Port Numbay, di Abepura, Rabu (19/4).

Dikatakan, dalam berbagai perkembangan sebagai anak Papua kita adalah sumber daya manusia dan tentunya masyarakat juga melihat.

“Apabila pimpinan menerima dan jika ditanya saya tentunya melihat kepentingan Papua dan sebagai prajurit saya siap,” katanya.

Kita adalah sumber daya manusia dan banyak orang sudah paham tentang bagaimana menhadapi problematik melayani masyarakat.

“loyalitas terhadap kepentingan dan harapan adalah jika diperintahkan demikian, tentuunya dengan melihat harapan masyarakat Papua,” tuturnya.

Ketika ditanya, apakah Jenderal Bintang Dua asli Kamoro pernah dinilai tidak memiliki hak ulayat, dirinya menjawab, mungkin mereka belum mengenalnya dan hanya melijhat dari jauh.

“Saya anak asli Kamoro, hanya mungkin saya terlalu lama besar di tanah rantau,” katanya.
Siap Pindah ke Mabes Polri.

Dikatakan, terkait kebijakan pimpinan dan Boy Rafli adalah pembawaan cukup tenang dan berharap bersama Wakapolda dan para Kapolres untuk dukung terus.

“Beliau mantan pejabat di Papua, sehingga yang menjadi lasan pimpinan adalah yang terbaik dari berbagai sisi, apalagi memang susah menjadi yang pernah dinas di Tanah Papua,” katanya.

Ditambahkan, dirinya menghargai dipilihnya Boy Rafli dan siap kembali ke Mabes Polri untuk menjalankan tugas baru.
“Saya minta maaf untuk semua masyareakat jika ada salah dan belum dikunjungi, terutama masyarakat di lembah – lembah, gunung – gunung dan pesisir, sampaikan salam buta semua,” katanya.

Waktu begitu cepat, katanya, hingga satu tahun sembilan bulan berada di Polda Papua.
“Memang tidak terasa smapai berapa lama, namun yang terpenting adalah bagaimana melayani masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, terkait kepindahan ditarik ke Mabes Polri, Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mendapat perintah tugas dari Kapolri sebagai Wakaba (Wakil Kepala Badan) Intelejen dan Keamanan (Intelkam) Polri yang di ganti oleh Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, M.H yang sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Humas Polri.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH., sekaligus menjelaskan, bahwa mutasi ini sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/ 1034/IV/2017 tanggal 18 April 2017 terjadi mutasi dilingkungan polri baik Perwira Tinggi (Pati) Polri dan Perwira Menengah (Pamen) Polri.

Dikatakan, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw menjabat sebagai Kapolda Papua sejak 31 Juli 2015 atau 1 tahun 9 bulan, sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Papua Barat, Wakapolda Papua, Direktur Reskrimum Polda Papua, Kapolres Jayapura Kota dan Kapolres Mimika.

“Dalam kurun waktu 1 tahun 9 bulan telah banyak dilakukan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw dalam menindaklanjuti kebijakan Presiden dan Kapolri dengan program Promoter, seperti halnya Program Polisi Pi Ajar Sekolah dan rekrutmen 70% Putra/Putri Asli Papua dan 30 % pendatang serta masih banyak program-program lainnya,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH., dalam release yangditerima LintasPapua.com, Selasa (18/04/2017). (Eveerth Joumilena)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...