Kepolisian Tegaskan Tidak Hambat Demokrasi di Tanah Papua

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Mantan Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw yang akan bertugas di Mabes Polri Jakarta kembali menegaskan, bahwa dirinya tidak berkeinginan menghambat semua proses demokrasi yang berlansung di Papua.

“Saya tidak pernah menghambat Pemilukada atau demokrasi yang dinilai selama ini,” ujar Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw, di Abepura, Rabu (19/4).

Dikatakan, bahwa masyarakat bisa melihat semua proses yang seedang berjalan didepan hukum dan bahkan adanya putusan pengadilan hingga putusan Pemungutan Suara Ulang di kabupaten – kabupaten yang melakukan Pemilukada adalah bukti Polisi tidak menghambat semua.

“Proses hukum memang kami sedang jalankan secara tegas, karena aturan yang saat ini memungkinkan unutuk lebih tegas dan tidak kompromi dengan apapun, jadi secara tegas Polisi tidak pernah bermaksud menghalangi demokrasi di Papua,” katanya.

Dirinya menambahkan, semua tahapan tetap menjadi perhatian dam bahkan yang sedang dalam proses persidangan, sehingga kalau ada putusan hukum, maka tentunya harus dijalani.

“Bahkan jika ada anggota kepolisian yang terlibat, tentunya ada sanksi yang diberikan secara institusi Polri, sehingga dalam jajaran semuanya bertindak sesuai aturan,” tegasnya.

Ketika ditanya mengapa tidak pernah menanggapi berbagai tanggapan dari publik, Paulus Waterpauw menjawab, bahwa biarlah masyarakat yang menilai kinerja kepolisian dalam menjaga dan melayani selama Pemiluakada berlangsung.

“Saya tidak memberikan statment dan menanggapi semua tanggapan, karena saya hanya persilahkan biar masyarakat menilai dan tidak menanggapinya secara serius,” akuinya. (Eveerth Joumilena)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...