Gaya Hidup Modern Meningkatkan Risiko Stroke ? oleh : dr. Prysta Aderlia Sitanggang

Category: Lintas Papua 7 0

Stroke merupakan suatu penyakit yang tidak asing lagi di telinga kita. Penyakit ini menduduki peringkat tertinggi dalam kategori Penyakit Tidak Menular (PTM) menurut catatan Kementrian Kesehatan tahun 2015. Sampai saat ini, stroke menjadi salah satu penyakit yang dianggap “mengerikan” dikarenakan akibat yang ditimbulkan mulai berupa kelumpuhan, penurunan kesadaran, sampai pada kematian.

Macam penyebab stroke ada beberapa jenis, yaitu: adanya penyumbatan pembuluh darah, pecahnya pembuluh darah, atau bocornya pembuluh darah. Bila salah satu dari penyebab stroke ini terjadi maka efek yang ditimbulkan adalah terganggunya aliran darah yang membawa oksigen dan nutrisi bagi otak. Sel-sel otak yang tidak mendapatkan asupan yang cukup ini lambat laun akan menjadi mati dan muncullah berbagai gejala rusaknya fungsi otak seperti yang diuraikan sebelumnya.

Faktor bertambahnya usia dan riwayat keturunan penderita stroke sering dianggap sebagai faktor risiko utama terjadinya stroke. Padahal, di samping itu ada faktor lain yang berperan penting dalam terjadinya stroke.

Gaya Hidup Modern atau gaya hidup kekinian (slang.red), merupakan faktor penyebab meningkatnya risiko stroke di era globalisasi ini. Hal ini didukung oleh pernyataan Bapak Oscar Primadi selaku Kepala Biro Pelayanan Masyarakat Kementrian Kesehatan, bahwa “Di era modern ini, perubahan gaya hidup masyarakat menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola pennyakit (transisi epidedmiologi)” dalam sebuah artikel KEMENKES Jumat 6/1/17. Perubahan gaya hidup yang dimaksud adalah kurangnya aktivitas fisik, kegemukan, kebiasaan merokok dan tekanan stress berlebihan.

Baca Juga :  LP3BH Giat Advokasi Kasus Pasal - Pasal Makar Dalam KUHP

Pencegahan sedini mungkin dapat membantu mengurangi risiko terserang stroke. Berikut ini beberapa langkah untuk pencegahan stroke:

1. Mengatur pola makan yang sehat.
2. Penanganan stress dan beristirahat yang cukup.
3. Pemeriksaan kesehatan secra teratur dan taat anjuran dokter dalam hal diet dan obat.
4. Menghindari merokok.
5. Meningkatkan aktivitas fisik minimal selama 150 menit dalam seminggu.

Demikianlah cara-cara yang dapat dilakukan bagi kaum muda dewasa hingga usia lanjut, agar terhindar dari gaya hidup modern yang berisiko stroke. Pola hidup yang cinta kesehatan bukan didapatkan secara instan tetapi selalu dijaga sehingga menjadi bagian diri kita sendiri. (***)

Related Articles