Musrenbang Kota Jayapura Hasilkan Rp 740 Miliar Dukung 1.440 Program

Sekretaris Daerah Kota Jayapura, R. D. Siahaya, dalam penutupan Musrenbangkot Jayapura 2017 di Kantor Walikota, Kamis (6/4/2017). (Elsye Sanyi /Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Sebagai forum untuk mensinkronkan dan mengintegrasi berbagai usulan program dan kegiatan prioritas, dalam penutupan Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kota Jayapura menghasilkan sebanyak 1.440 program dengan dukungan dana sebanyakRp. 740 miliar, yang berlangsung pada 3-6 April 2017, di Gedung Sian Soor Kantor Walikota, Kamis (6/4).

 

Sekretaris Daerah Kota Jayapura, R. D. Siahaya mengatakan forum OPD dan Musrenbang Kota Jayapura 2017 mengusulkan sekitar 2000an program kegiatan, lalu sebanyak 1.440 yang disepakati 1.440 bersama dalam forum ini. Dengan dana yang diusulkan kurang lebih sebesar Rp. 2 triliun, tapi setelah disesuaikan dengan kemampuan daerah, yang kita dapati hanya sekitar Rp. 740 milyar.

 

“Jadi itupun belum final, karena nanti ada tim perumus lagi, untuk hal ini masih dalam bentuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD, nanti kita formulasikan jumlahnya lagi. Dan kita potretkan kedalam berbagai keadaan sesuai dengan perkembangan yang ada,” terangnya.

 

 

 

 

Siahaya melanjutkan bahwa pada skala prioritas, dimana dalam waktu dekat ini kita sudah mendapat pemimpin yang baru, mungkin saja bisa terjadi perubahan-perubahan skala prioritas yang sudah disesuaikan dengan visi dan misi yang ada.

 

 

“Tapi yang jelas semuanya itu sudah dimasukkan di dalam sebuah proses perencanaan yang kita namakan, kita dorong perlahan-lahan kedalam sebuah sistem proses perencanaan e-musrenbang, e-planning dan e-budgeting,” ujarnya.

Abesauw Teluk Youtefa , kondisi memprihatinkan dan butuh kepedulian manusia untuk menata lingkungan ini (Eveerth /LintasPapua.com)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Siahaya menerangkan ini forum untuk mensinkronkan dan mengintegrasi berbagi usulan yang ada lalu dikaji dan dilihat fakta di lapangan prioritas-prioritas kebutuhan masyaraka,t yang jelas bahwa arah dari prioritas pembangunan untuk tahun 2018 itu sesuai dengan RPJMD 2012-2016.

Lokasi Wisata Abesauw, Teluk Youtefa, kini memperihatinkan dan butuh dibersihkan untuk lingkungan yang bersih (Eveerth Joumilena / LintasPapua.com)

“Dan nanti kita lihat dari visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota terpilih, kita sudah mendapat draft visi dan misinya, yang telah kita potret kan ke dalam kegiatan forum ini dan, diarahkan sebagai program prioritas itu masih tetap pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, tata kelola pemerintahan yang baik, smart city, lalu kita tetap mendorong supaya wana cita Presiden RI itu bisa di implementasikan yang salah satunya itu ialah pembangunan dari kampung,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

Sehingga Pemerintah Kota Jayapura tetap taat pada Undang-Undang Nomor 6 tentang pedesaan, dimana kita wajib untuk mempresentasikan 10 persen dari APBD yang ada khusus pada sumber-sumber dana tertentu.

 

 

Keindahan Kota Port Numbay, tidak terpisahkan baagian penting menjaga lingkungan untuk masyarakat di pesisir teluk dan laut bebas dari gangguan lingkungan. GOD BLESS PORT NUMBAY . (Eveerth Joumilena / LintasPapua.com)

“Dan ternyata kita dapati kurang lebih Rp. 89 milyar dana untuk tahun 2018. Serta seumber bantuan dana desa dari Pemerintah Pusat sebesar Rp.  15 milyar sehingga kurang lebih total dana desa tahun 2018 sekitar satu juta satu milyar. Nanti juga akan kita dorong sehingga benar-benar dapat membiayai semua program kegiatan dari kampung,” tuturnya.

 

 

 

 

 

 

 

Siahaya juga menyampaikan bahwa program pembangunan prioritas Pemkot Jayapura seperti Jembatan Hamadi-Holtekam, Pasar Yotefa, Jembatan di Kampung Mosos, Terminal tipe A dan B, serta Pembangunan Rumah Sakit Daerah Tipe C masih tetap menjadi program prioritas yang telah disepakati. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...