Pemkot Jayapura Mediasi Pemalangan Kantor Satpol PP

Category: Lintas Papua 11 0
Sekda Kota Jayapura, RD Siahaya (Foto Lala /Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)Pemerintah Kota Jayapura telah berupaya memediasi penyelesaian aksi pemalangan kantor Satpol PP Kota Jayapura, yang sudah beberapa bulan ini dipalang oleh warga yang mengaku sebagai pemilik hak ulayat. 

 

Sekda Kota Jayapura, RD Siahaya, mengaku, belum lama ini sudah ada pertemuan antara Pj Wali Kota Daniel Pahabol bersama pemilik hak ulayat.

“”Jadi pemilik hak ulayat Kantor Satpol PP di sana itu  mereka mau ketemu Pak Pj Wali Kota, tapi saya cari-cari waktu untuk bertemu dengan mereka, dan sudah ada pertemuan satu kali,” ungkap Siahaya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (3/4/2017), yang dikutip dari Koran Harian Pagi Papua.

 

Lanjut Siahaya, pasca pertemuan iti, pihaknya bersama pemilik hak ulayat belum lagi melakukan pertemuan lanjutan.

 

“Pak Penjabat ingin bertemu lagi dengan beberapa pihak, tapi tenryata yang hadir cuman pihak Ireuw, padahal harusnya juga dengan Keluarga Youwe. Sayangnya Ibu Youwe, nggak mau karena maunya sendiri. Makanya pernah lagi mereka datang bertemu saya, mau ketemu Pj Wali Kota cuma belum ada waktu,” terang Siahaya.

Baca Juga :  Gerakan Papua Merdeka di Selandia Baru Jadi Sorotan Indonesia

 

Menurut Siahaya, agar pelayanan Satpol PP tetap berjalan tanpa hambatan dengan adanya pemalangan tersebut. Maka itu, kantor Satpol PP sementara kita pindahkan ke Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) di Entrop.

“Ini hanya sementara waktu saja. Nanti kalau kita sudah bertemu dengan Pejabat Wali Kota, baru kita lihat langkah-langkah yang akan diambil,” ucapnya.

 

Lebih jelas diungkapkan Siahaya, saat ini sertifikat tanah yang dipakai untuk kantor Satpol PP Kota Jayapura adalah milik Pemkab Jayapura.

“Itu (sertifikat) yang sementara kami pegang,” tandas Siahaya. (Lala / Elsye Sanyi / Sumber Koran Harian Pagi Papua)

Related Articles