Pembela HAM Apresiasi Kunjungan Pelapor Khusus PBB ke Papua

Category: Lintas Papua 21 0
Pelapor Khusus Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bidang kesehatan, Dainius Puras. (asiancorrespondent.com)

JAYAPURA  (LINTAS PAPUA) –  Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari mengapresiasi kunjungan Pelapor Khusus Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bidang kesehatan, Dainius Puras ke Jayapura, Provinsi Papua, pada Jumat (31/3/2017)

 

“Kendatipun perjalanan Tuan Puras pada tanggal 30 Maret 2017, tidak sampai ke seluruh kota di Tanah Papua, termasuk Manokwari di Provinsi Papua Barat, namun kami berikana apresiasi,” ujar Direktur Eksekutif LP3BH, Yan Christian Warinussy, saat dikonfirmasi Harian Pagi Papua, Minggu  (2/4).

 

Dikatakan, pihaknya melihat bahwa keberhasilan perjalanan sang Pejabat Ahli organisasi international seperti Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tersebut ke Tanah Papua, adalah merupakan bukti kesungguhan Pemerintah Indonesia dalam konteks pemajuan hak asasi manusia di Tanah Papua dan Indonesia secara umum.

 

“LP3BH memandang bahwa keberhasilan kunjungan langsung Pelapor Khusus PBB ke Tanah Papua dapat memberi kepercayaan di jajaran Pemerintah Indonesia di Pusat dan daerah bahwa akses dan ruang semestinya di buka kepada semua pihak untuk dapat bertemu danberbicara serta memberi data serta fakta dari berbagai perspektif,” ungkapnya.

Ditambahkan, bahwa LP3BH oleh karena itu memberi apresiasi tinggi kepada Pelapor Khusus PBB yang telah memberi ruang dan waktu pertemuan kepada masyarakat sipil dengan saksi dan korban untuk memberi testimoni selama lebih dari 2 (dua) jam.

Baca Juga :  Senin Depan, MRP Lanjutkan Pertimbangan 42 Calon DPR Papua

“Ini benar benar luar biasa, Bahkan di luar dari espresso kami sebagai Pembela Hak Asasi Manusia,’ katanya.

 

Dirinya berharap,  tuan Puras sebagai Pelapor Khusus PBB pasti dapat menggunakan semua informasi, data dan fakta serta testimoni yang diperolehnya untuk menulis sebuah laporan yang lengkap, dengan memuat kesimpulan dan rekomendasi yang tajam dan baik bagi PBB pada tahun 2018 mendatang.

“Laporan Tuan Pelapor Khusus PBB menurut pandangan kami melakukan dapat diterima oleh semua pihak, termasuk Pemerintah Indonesia,” katanya.

LP3BH meminta, agar ke depan Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi Widodo dapat terus membuka akses bagi kunjungan Pelapor Khusus PBB lainnya yang hendak datang ke Tanah Papua demi Hak Asasi Manusia.

 

Sebelumnya d Pelapor Khusus Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bidang kesehatan, Dainius Puras, mengunjungi Jayapura , untuk melihat sejauh mana penanganan masalah kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, baik terhadap ibu dan anak, seksual dan reproduksi, HIV dan AIDS serta Narkoba.

Baca Juga :  Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT Resmi Dilantik Menristekdikti Jadi Rektor Uncen

Kedatangannya pada Jumat (31/3/2017), juga    termasuk mencatat apakah pemerintah telah memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

 

Hasil pertemuan dan kunjungan selanjutnya  akan disampaikan kepada PBB.

“Saya bakal membuat laporan lengkap dan disampaikan kepada pemerintah pusat.Saya juga akan melaporkan informasi mengenai kasus angka kematian bayi dan anak yang tinggi, termasuk masalah penyakit HIV, sehingga ini juga akan menjadi rekomendasi kepada pemerintah pusat. Soal nanti akan dijalankan atau tidak, itu kita serahkan kepada pemerintah pusat,”  kata Pelapor Khusus Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bidang kesehatan, Dainius Puras, saat berkunjung ke Jayapura dan bertemu dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe melalui Asisten Bidang Pemerintahan Hukum dan HAM, Doren Wakerkwa dan sejumlah pejabat lainnya. (Eveerth Joumilena)

Related Articles