Mudahkan Pelayanan, Bupati Wandik Bantu 19 motor di Distrik Sinak

Category: Lintas Papua 18 0
Bupati Puncak Willem Wandik, SE, M.Si, saat berdialog dengan masyarakat di Distrik Sinak (Dikominfo Puncak )

SINAK (LINTAS PAPUA)  – Untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat di Distrik Sinak, Bupati Willem Wandik, SE, M.Si., memberikan bantuan hibah alat transportasi darat berupa sepeda motor berjumlah 19 unit, yang diterima oleh Kepala Distrik Sinak.

 

Kepala Bappeda Melianus Hagabal, SE., mengatakan, bahwa pembagian motor ini  merupakan pembagian sepeda motor yang kedua kali, setelah sebelumnya sudah diserahkan di Ilaga, Februari lalu.

 

“Tentunya selain untuk memudahkan pelayanan pemerintah, juga 19 sepeda motor tersebut terdiri dari 150 CC berjumlah sembilan unit dan 125 CC berjumlah 10 unit, diperuntukan kepada tokoh Gereja, Tokoh Pemuda, Kepala suku,  LMA dan Tokoh Perempuan,”  ujar Kepala Bappeda Kabupaten Puncak, Melianus Hagabal, SE., saat dikonfirmasi, Rabu (29/3).

 

 

Dijelaskan, bahwa pembagian sepeda motor tersebut merupakan tanggungjawab dari Bappeda Puncak.

 

“Selaku kepala Bappeda punya tanggungjawab bagaimana merealisasikan kegiatan pembagian sepeda motor ini, agar ketika ada kunjungan Bupati ke setiap Distrik, dalam kesempatan tersebut Bupati bisa menyerahkan transportasi motor,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pemkot Jayapura Perlu Penertiban dan Pengaturan IMB

 

Ditambahkan, bahwa sebagai staf Bupati punya tanggungjawab besar mendukung visi dan misi Bupati yang tertuang dalam RPMD Kabupaten Puncak 2013 – 2018 yaitu mewujudkan masyarakat Puncak, yang aman, sehat terdidik dan sejahtera.

“Salah satunya dengan pembagian kendaraan roda dua yang merupakan program Bupati Willem Wandik, agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat melaksanakan kegiatannya, apalagi medan di wilayah gunung membutuhkan kendaraan roda dua,” ungkapnya.

 

 

Informasi yang diterima, pengadaan motor dalam tahun 2017 berjumlah 38 unit, ini diperuntukan untuk dua distrik sinak 19 unit dan Distrik Beoga 19 unit untuk tahun anggaran 2017.

 

Melianus Hagabal berharap, agar Kementerian Daerah Tertinggal maupun Pemerintah Provinsi Papua, perlu melihat program-program infratruktur pedesaan yaitu pembangunan jembatan gantung penyebarangan antara Ibu Kota Distrik dengan kampung serta Kabupaten ke Distrik perlu dibangun.

 

“Kondisi kami di pegunungan ini sangat berat medannya, maka pemerintah pusat dan Provinsi perlu melihat baik kondisi pegunungan tenah Papua ini, secara khusus,” tuturnya. (Eveerth Joumilena / Diskominfo Puncak)

Related Articles