USTJ Papua Siap Gelar Pemilu Presiden Mahasiswa

Category: Lintas Papua 41 0
Pembantu Rektor III Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) Papua, Isak Rumbarar , saat foto bersama mahasiswa selaku panitia Pemilu Presiden (Eveerth / LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA ) Pembantu Rektor III Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) Papua, Isak Rumbarar mengatakan, Pemilihan Umum Presiden Mahasiswa akan siap digelar dalam bulan Maret ini, yang mana akan dilaksanakan secara demokratis bagi mahasiswa bebas menentukan pilihannya.

 

 

“Hari ini kami mengecek langsung kesiapan KPU Mahasiswa USTJ serta koordinasi dengan pengurus Presiden Mahasiswa, untuk kesiapan pemilihan Presiden Mahasiswa secara langsung,” ujar Isalk Rumbarar, saat dikonfirmasi Harian Pagi Papua, di Kampus USTJ, di Padang Bulan, Jumat (24/3).

 

Dikatakan, kesiapan ini dicek, sehingga pelaksanaaan proses demokrasi juga berjalan baik, tentunya untuk mendukung mahasiswa lebih tampil untuk membawa kepentingan kampus kedepannya.

 

“Pentingnya  pesta demokrasi, sehingga calon – calon yang maju diharapkan nantinya dapat mengakomodir kepentingan mahasiswa secara baik dan terutama membangun semangat dari organisasi kampus dengan berbagai kegiatan yang memotivasi masa depan mahasiswa.

 

Sementara itu, Ketua  Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (KPUM USTJ), Nelius Wenda, menuturkan, bahwa pihaknya ttelah membuka pendaftaran bakal calon calon Presiden Mahasiswa  Periode 2017-2018 dimulai dari tanggal 17-27 Maret 2017 di Sekretariat Badan Ekesekutif Mahasiswa USTJ di Kampus.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonif 122/TS Gelar Pengobatan Massal

“Hingga kini hanya dua oang yang mendaftarkan diri dan berbgai persyaratan suda kami ajukan untuk bisa dipelajari terutama memiliki kartu mahasiswa dan jelas dikenal dan dapat mengayomi kepentingaan mahasiswa

Disampaikan, bahwa semua persyaratan calon sudah dimuat  di kampus USTJ.

Dari informasi yang dihimpun, Persyaratannya sebagai berikut, benar-benar mahasiswa USTJ, mahasiswa yang sudah terdaftar di Akademik pada semester yang berjalan, IPK minimal 2,70.

 

“Sudang mengikuti OSPEK, LDKM, memiliki pengalaman berorganisasi, sehat secara jasmani dan rohani, tidak menjabat di organisasi mana pun, jika terpilih siap menerima resiko salah satunya keluar dan didukung dari HMJ atau UKM,” tuturnya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa, Sementara itu,  Wakil Presiden Mahasiswa USTJ  – Papua, Melvin Yobe mengharapkan perlu adanya dari tiap UKM Fakultas dan HMJ  dan UKM Kerohanian merekomdasikan siapa saja untuk calon jadi Presiden,  agar proses pemilihan  ini  jadi ramai.

 

“Kepada KPUM diminta perlu melakukan sosialisasi lebih duluh  kepada mahasiswa/i lebih khusus kepada jurusan agar lebih muda mendaftarkan diri sebagai calon presiden USTJ.

Baca Juga :  Pembangunan Lanny Jaya Masih Fokus Pada 4 Program Strategis

 

“Mari kita saling menjaga satu sama lain agar proses pendaftaran hingga selesainya  berjalan dengan aman dan terkendali,” harapnya.

 

Sementara itu, Presiden Mahasiswa USTJ Papua, Nelius Wenda menuturkan, bahwa demoktrasi yaang sednag berlangsung berbeda dengan kampus lain, dimana semua mahasiswa bebas memilih dan menentukan pilihan.

“Saya siapa saja memiliki hak dan silahkan saja mendaftar dan ikuti proses tahapan dengan baik,” katanya.

Dari informasi yang diterima, kini telah terdaftar dua orang calon Presiden Mahasiswa, yakni Adiya dan Anas Kogoya yang sudah mendaftarkan diri, sehingga PR II USTJ, Isak Rumbarar berharap semua mahasiswa bisa memberikan hak suara dengan baik. (Eveerth Joumilena)

Related Articles