H – 4, Kesiapan Green Youtefa Performing Art Dimantapkan

Category: Lintas Papua 16 0
Suasana Latihan Menjelang GYPA 2017, tampak sejumlah Monj Port Numbay, dalam sesi latihan (Everth Joumilena /LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA )  – Berbagai Kesiapan dan latihan – latihan bagi para penari di lokasi wisata Abwesauw yang akan ditampilkan dalam ivent Green Youtefa Performing Art (GYPA) pada tanggal 25 Maret 2017, semakin dimantapkan kesiapannya, terlebih tersisa empat hari untuk memaksimalkan semua kegiatan tersebut.

 

 

Salah satu Instruktur GYPA yang juga Dosen Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua, Iam Murda berharap para peserta dapat menjaga kondisi fisik dan kesehatan menjelan hari pelaksanaan.

 

 

“Kami terus latihan dan saya berterimakasih untuk semu partisipasi mejelang tanggal 25 Maret 2017 nantinya,” kata Ian Murda, yang ditemui usai pemantapan para penari.

 

Suasana Latihan yang dipandu Maharani (LintasPapua.com)

Diakui, potensi Wisata Abesauw Teluk Youtefa,  dengan kondisi memprihatinkan dan butuh kepedulian masyarakat dan pemerintah dalam menata bersama lingkungan ini.

 

 

Dari pantauan dilokasi kegiatan  terlihat dalam vokal sodara-sodara dari ELIMA (Ikatan Pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Wamena) memperkaya event ini. Selain ada juga Manusia Plastik dan Manusia Lumpur.

 

 

“GREEN YOUTEFA PERFORMING ART” Sebuah ajang kolaborasi seni dan budaya yg digarap sedemikian apik dan modern untik mengangkat isu-isu lokal yang perlahan mulai dilupakan. Perform pagelaran digarap oleh ISBI Tanah Papua bersama pemuda pemudi masyarakat Kampung Engros Tobati dan Nafri untuk mengingatkan masyarakat Kota Jayapura tentang pentingnya menjaga daerah kawasan Teluk Youtefa dan juga oleh FPPNG Port Numbay,” katanya.

Baca Juga :  Efek Samping Antibiotik untuk Kesehatan Tubuh

 

Suasana Latihan Menjelang Green Youtefa Performing Art, di Abesauw Teluk Youtefa (Everth/LintasPapua.com)

Dikatakan, bahwa ivent yg mengangkat isu lingkungan dengan menjadikan dermaga Abesauw sebagai panggung pertunjukan, sehingga masyarakat diajakuntuk datang dan saksikan.

 

Sementara itu, Kepala Distrik Abepura,Bobby Awi berharap para penari dapat menjaga diri, sehingga bisa tampil baik.

 

 

“Saya juga akan bantu untuk makan para peserta yang datang dan tersisa dua hari selama latihani, saya secara pribadi apresiasi semua yang terlibat sebagai bentuk kecintaan terhadap kondisi lingkungan di Teluk Youtefa,” ucap Bobby Awi, memberikan apresiasinya.

 

 

Selain berbagai penari dan mama – mama dari Kampung Enggros, juga  ada Mahasiswa dari Suku Asmat, yang  memberikan pencerahan kepada semua makhluk di muka bumi agar selalu menjaga ciptaanNya, melalui apresiasi tarian adat dari hutan mangrove di Abesauw.

Suasana Latihan Menjadi daya tarik dan perhatian masyarakat yang datang ke lokasi wisata Abesauuw (Eveerth /lintasPapua.com)

Sebagaimana diketahui, Teluk Youtefa merupakan tempat mencari ikan bagi warga, terutama warga dari Kampung Tobati, Enggros dan Nafri, namun kebersihan teluk kini sangat memprihatinkan, sehingga warga tiga kampung dan masyarakat pesisir Teluk Youtefa diajak untuk membersihkan Pantai Lokasi Wisata Abesauw, guna pelestarian lingkungan dan jauhi dari ancaman kerusakan alam.

Baca Juga :  Lebaran Bahagia, Ramayana Abepura Berikan Diskon Hingga 75 Persen

 

Ketua Forum Peduli Port Numbay Green (FPPNG), Fredy Wanda, membenarkan pihaknya bersama semua komponen yang terlibat bekerja sama membersihkan lokasi Abesauw.

 

“ Kami ingin mengingatkan  kepada masyarakat untuk memberikan kepedulian kepada lingkungan, apalagi kita mengetahui hari ini banyak gangguan pada lingkungan,” pesannya.

 

Monj Port Numbay, ikut memeriahkan sebagai bentuk kecintaan lingkungan Teluk Youtefa (Eveerth Joumilena / LintasPapua.com)

Dalam kesempatan Selasa Sore, juga terlihat masyarakat mulai antusias menyaksikan berbagai kesiapan, selain masyarakat Kampung Enggros juga bagi warga yang berkunjung ke lokasi wisata Abesauw, depan Pasar Youtefa kearah pinggiran pantai Teluk Youtefa, Abesauw.

Mama – Mama Kampung Enggros Dalam Sesi Latihan (Eveerth /LintasPapua.com)

 

Selain itu, terlihat Tanj dan  Monj Port Numbay dalam sesi latihan di lokasi wisata Abesauw yang sudah tertata rapih pemandangannnya, dengan bimbingan Si Penari dan Carograffer seni, Maharani sedikit banyak tentang gaya model jalan diatas panggung juga diberikan spesial kepada Monj (Perempuan) Port Numbay yang ikut dalam sesia latihan pemantapan menjelang GYPA 25 Maret 2017.  (Eveerth Joumilena)

Related Articles