Potensi Wisata Abesauw Teluk Youtefa Mulai Tertata Setelah Dibersihkan

Suasana Saat Pembersihan Potensi Wisata Abesauw di Abepura, Teluk Youtefa (LintasPapua.com/Eveerth)

#Menjelang Green Youtefa Performing Art – 25 Maret 2017 di Dermaga Abesauw

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Potensi Wisata Abesauw mulai tertata dan  terus menjadi perhatian Forum Peduli Port Numbay Green (FPPNG) dan Kepala Distrik Abepura serta  mahasiswa Geografi Uncen dan Tanj Monj Port Numbay 2017 , setelah Sabtu (18/3/2017) kemarin dibersihkan dari  sampah plastik dan botol- botol di lokasi tersebut.

 

 

 

Dari pantuan saat dilakukan pembersihan yang juga melibaatkaan mahasiswa Uncen Jurusan Geografi, mahasiswa ISBI Papua, Distrik Abepura dan Tanj Monj Port Numbay 2017 dengan melakukan  pembersihan lokasi Dermaga Abesauw bersama – sama , tentunya meninggalkan banyak sampah – sampah plastik dan botol – botol yang terpaksa harus diangkut ke tempat pembuangan akhir.

 

Lokasi yang awalnya menarik untuk dijadikan lokasi wisata dan refreshing melepas penat, namun kini menjadi rusak akibat perilaku sosial yang buruk. Lokasi ini kini dipenuhi ribuan sampah botol plastik yang dibuang warga tak bertanggungjawab.

Suasana Mahasiswa Geografi Uncen, saat membersihkan Hutan Mangrove di Teluk Youtefa Abesauw (LintasPapua.com/Eveerth)

Tak hanya itu, di lokasi ini juga sering dipakai untuk pesta miras dan semua sampah botol ditinggalkan begitu saja.

“Ada perilaku yang tak bersahabat dengan alam. Mereka yang membuang sampah hingga menumpuk menjadi limbah ini sebenarnya sudah dewasa dan paham itu tapi masih tetap nyampah,” kata Ketua FPPNG, Fredy Wanda yang memimpin kegiatan tersebut, Sabtu (18/3/2017).

 

Meski tak lagi muda, Fredy juga ikut turun berbaur dengan lumpur dan air yang berbau dan mengisi satu persatu plastik berukuran besar dengan berbagai jenis botol.

 

“Orang seenaknya membuang dan tak sadar bahwa yang dilakukan merugikan lingkungan dan masyarakat yang tinggal di kawasan ini,” katanya.

 

Fredy juga mengilustrasikan bahwa jika saat ini orang masih bisa menemukan barang-barang peninggalan sejarah perang dunia, maka sampah yang ada saat ini dipastikan akan awet hingga ratusan tahun ke depan.

 

 

Aksi bersih dermaga ini dilakukan untuk menyongsong agenda Green Youtefa Performing Art (GYPA) bulan Maret ini di Dermaga Abesauw.

 

Ribuan botol plastik dan botol Miras terlihat mengisi bagian bawah panggung dermaga dan sangat sulit dibersihkan sebab tak sedikit yang terbenam lumpur dan kondisi air yang berbau termasuk banyaknya pecahan botol sehingga semua yang terlibat juga perlu lebih berhati-hati. Tanj Monj juga tak terlihat sungkan turun langsung berkotor-kotor dengan lumpur.

Foto bersama usai lakukan Pembersihan Potensi Wisata Abesauw di Abepura, Teluk Youtefa (LintasPapua.com)

Terlihat Zipora Mano dan Tenci Sarlotha V. Marini serta beberapa Tanj lainnya ikut membersihkan sampah yang ternggelam karena lumpur.

 

“Kami senang karena ini bisa menjadi contoh bagi anak muda lainnya di kota ini. Mereka juara yang tak sekedar bicara tapi juga menunjukkan kepedulian,” puji Fredy.

 

Sementara itu, Kadistrik Abepura, Bobby Awi menambahkan bahwa masyarakat harus sadar jika hidup tak sehat,  maka berbagai macam penyakit bisa diidap. Namun Bobby kembali meminta warga menghargai apa yang menjadi halaman masyarakat lain.

 

“Dermaga ini merupakan halaman bagi masyarakat kampung Enggros jadi jangan seenaknya, sebab itu mari jaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” pesannya Kadistrik Abepura, Alumni SMU Katolik Taruna Dharma  Kotaraja ini.

 

 

 

Sebagaimana diketahui, Green Youtefa Performing Art – 25 Maret 2017 di Dermaga Abesauw Kolaborasi Forum Peduli Port Numbay Green, ISBI Tanah Papua, LMA Port Numbay, Komunitas Jantung Kota dan Tanj Monj Jayapura.

 

 

 

Performing akan mengangkat hutan perempuan yang perlahan hilang, perlawanan sengit antara sampah dan manusia, musikalis puisi lingkungan termasuk nyanyian Waniambey oleh masyarakat asli Teluk Yotefa. (Eveerth Joumilena)

 

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...