Ratusan Pelajar Asli Port Numbay Test Masuk UKSW

Category: Lintas Papua 31 0
Sejumlah Pelajar yang ikut saat bersantai diluar ruangan di SMKN 2 Kotaraja Jayapura, Senin (6/2/2017) (LintasPapua.com)

JAYAPURA (LP)  –  Sebanyak 218 Pelajar Asli Port Numbay dan Papua lainnya mengikuti seleksi penerimaan calon mahasiswa Progran Khusus Putra-Putri Port Numbay (PKP3N) ke Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, di Aula SMKN 2 Kotaraja, Senin (6/2).

 

Suasana ujian terlihat tenang dan diawasi sejumlah Tim USKW dan sejumlah orang tua ikut hadir dan menyaksikan dari luar ruangan.

 

Koordinator Tim UKSW Mahasiswa Port Numbay, Joan Demistha menuturkan, bahwa sebanyak 218 siswa semuanya mengikuti tes sikologi dan akan diambil 60 siswa, selanjutnya akan ada tes lanjutkan hingga Kamis  (9/2).

 

“Dari tes selanjutnya  setiap orang  akan diambil jatah 12 menit, namun dari tes hari ini semuanya akan diperiksa dan diumumkan,” katanya.

 

Dijelaskan, bahaw ada tes TPA yakni meliputi bahasa inggris dan pengetahuaun umum.

“Haslnya tidak dibawa kedinas lagi atai kerumah,  jadi semua tahapan langsung diumumkan dan disaksikan orang tua,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi, Meris Butar – Butar menuturkan, bahwa hari Senin (6/2) test langsung diumumkan dan akan dipilih 30 orang.

Baca Juga :  Bupati Deiyai Diminta Cabut Ijin PT. Dewa Kresna

“Tahun ini memang agak banyak dan semua orang tua bisa datang dan melihat hasil test, yang pastinya 25 pelajar asli Port Numbay dan 5 untuk Papua  lainnya,” katanya.

Pihaknya akan mengawal semua proses, katanya, hingga pada bulan Juni akan mengawal semua  yang lolos , setelah selesai mengikuti Ujian Nasional.

“Saya berharap apapun hasilnya bisa dihargai, karenadinas tidak intervensi, melainkan semua adalah kewenangan UKSW yang langsung di pimpin oleh rektor UKSW, Jhon Titaley,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura,  I Wayan Mudiyasa mengatakan, program PKP3N tersebut diambil melalui dana otonomi khusus (otsus) Papua untuk pendidikan atas keberpihakan terhadap anak-anak Papua.

Koordinator Tim UKSW Mahasiswa Port Numbay, Joan Demistha (LintasPapua.com/Eveerth)

“Khusus untuk Port Numbay (Kota Jayapura), semua anak yang salah satu atau kedua orang tuanya dari suku Port Numbay, lulus atau kelas XII SMA/SMK, umur maksimal 19 tahun saat mendaftar, lulusan Kota Jayapura atau luar karena mengikuti beasiswa lain,” katanya.

Dari informasi yang diterima, pendaftaran telah dibuka sejak  tanggal 16 Januari hingga 3 Februari 2017,  melalui pamflet ke kampung-kampung, sekolah hingga melalui media.

Baca Juga :  Semester I, Pertamina Raih Laba Bersih US$1,83 Miliar

Senada dengan itu,  Rektor UKSW Salatiga Prof. Pdt. John A. Titaley, Th.D menuturkan, banyak  berterimakasih kepada pemerintah Kota Jayapura khususnya kepada Wali Kota Jayapura periode 2011-2016, yakni DR. Benhur Tomi Mano yang sudah menggagas program PKP3N.

 

“Beasiswa dari pemerintah Kota Jayapura merupakan yang terbaik diantara pemberi beasiwa lainnya karena diberikan asrama, berbagai fasilitas lainnya serta diberikan kesempatan dalam mengelola kesempatan lain,” akuinya. (Dhoto)

Related Articles