Tahun: 2017

Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto SIK, MH, saat memberikan keterangan pers. (Rif / Koran Harian Pagi Papua)

KEEROM (LINTAS PAPUA)  –  Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto SIK, MH, mengemukakan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Keerom selama tahun 2017 berjalan baik dan keadaan aman, kondusif dan terkendali.

Hal ini disampaikannya pada saat melakukan press release Anev Kamtibmas Tahun 2017 Polres Keerom, di Ruang Rapat Mapolres Keerom, kemarin. Bahkan menurutnya ada penurunan kasus yang ditangani Polres Keerom selama tahun 2017 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

‘’Pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa jumlah kasus di Keerom terjadi penurunan yaitu dari 125 kasus menjadi 113 kasus sehingga ada penurunan kasus sebanyak 10 persen,’’ungkapnya pada kesempatan tersebut.

Ditambahkan bahwa kasus-kasus yang mengalami penurunan yaitu anirat atau penganiayaan dengan pemberatan ada 1 kasus berbanding 0 tahun sebelumnya. Lalu kasus penggelapan ada 6 kasus berbanding 2. Pengeroyokan 3 berbanding 2.

Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto, SIK, SH. (Rif / Koran Harian Pagi Papua)

 

‘’Meski demikian juga ada kasus yang mengalami peningkatan,yaitu penganiayaan dari 22 kasus naik jadi 24 kasus, Curanmor juga meskipun disbanding Polres kota tidak banyak tapi juga ada peningkatan dari 11 menjadi 16 kasus, jadu ada kenaikan 45 persen. Kasus lainnya yaitu membawa lari anak dibawah umur dari 1 ke 4 kasus, dan kasus persetubuhan dari 0 menjadi 2 kasus,’’jelasnya lagi.

Sementara menyangkut Natal dan Tahun baru, saat ini tengah berlangsung operasi lilin. ‘’Dalam operasi ini sebanyak 90 personil Polri dilibatkan, TNI 16, dishub 20, dibantu RAPI, Orari dan Senkom. Kita juga membangun pos pengamanan 1 unit, serta pos pelayanan sebanyak 3 unit. Dalam operasi ini ada 13 kasus berupa teguran,’’paparnya.

Sedangkan untuk pengamanan ibadah natal beberapa hari lalu, pihaknya melibatkan 87 personil untuk 30 gereja di Keerom. ‘’Saat ini anggota masih lakukan operasi lilin dan pelaksanaan ibadah natal tak ada kendala, operasi ini akan berlanjut hingga tahun baru nanti,’’pungkasnya. (Rif / Koran Harian Pagi Papua)

Read Full Article