Program Kampung KB Akan Dievaluasi Tahun 2017

Category: Lintas Papua 12 0
Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, Charles Brabar, SE, M.Si (LintasPapua.com/Eveerth)
Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, Charles Brabar, SE, M.Si (LintasPapua.com/Eveerth)

JAYAPURA (LP)  –  Kepala BKKBN Papua, Charles Brabar menuturkan, pihaknya akn melakukan evaluasi program Kampung  Keluarga Berencana pada tahun 2017,dengan melihat progress kemajuan dari pelaksanaan tersebut.

 

“Memang akan dievaluais, namun pada tahun 2017, akan tetapi saat ini telah berhasil dilaksanakn di 10 wilayah dan semua mendapat antusias dan respon yang baik dari kabupaten/kota, sehingga akan dikawal dan dilihat progress kemajuannya,” ujar Charles Brabar, di Abepura, Kamis (24/11).

Dikatakan, Program Keluarga Sejahtera yang disinergikan dengan Program Pembangunan Kampung, dimaksudkan agar ke depan ada penguatan keluarga melalui program keluarga sejahtera dan pembangunan kampung.

“Kita harapkan adanya progress pada tahun 2017 adanya perubahan, sehingga prograam ini bersinergi terus dan akan ditingkatkan,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya berterimakasih kepada semua yang telah membantu, terutama kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Bupati/Wali kota serta Sekda yang telah mendukung program ini dapat  terselenggara dengan baik.

Disampaikan,  di Papua harus arahkan dan tajamkan kearifan lokal, jadi program KB itu akan seperti apa harus diprogram, sebab Papua beda dengan provinsi lain, maka harus dikuatkan dalam bentuk kearifan lokal.

Baca Juga :  NEGARA DI KEPULAUAN PASIFIK MASIH PERCAYA KEPADA INDONESIA

“Dalam hal ini , kami juga mendorong warga untuk mencintai pangan local dan tidak hanya bergaantung dengan makan nasi semata, tetapi dapat memanfaaatkan hasil alam sebagai potensi pangan lokal,” ajaknya.

Dikatakan, dicanangkan Kampung Keluaraga Berencana  merupakan awal dari strategi dalam menyelaraskan program dengan lintas Generasi sehat dan gerakan masyarakat sehat, kampung atau kota layak anak dan prograam sinergitas laainnya yang dapat meningkatkan kebersanaan, untuk mewujuskkan masyarakat yang sejahtera,  sehingga hal ini terbukti merajut kembali,peran kita bersama  –  sama menguatkan masyarakat.

“Sebabnya semua laporan evaluasi, nantinya juga akan disampaikan kepada Presiden Indonesia,” katanya. (Eveerth)

Related Articles