LEMAK Papua Bangun 13 Sumur di Kampung Holtekamp

Category: Lintas Papua 14 0
LEMAK Papua bersama Warga Kampung Holtekamp dengan sumur yang telah bangun. (LintasPapua.com/Eveerth)
LEMAK Papua bersama Warga Kampung Holtekamp dengan sumur yang telah bangun. (LintasPapua.com/Eveerth)

JAYAPURA (LP) Direktur Lembaga Air Kehidupan (LEMAK) Papua, Elvis Rumboy  mengatakan, bahwa Lembaga Air Kehidupan (Lemak) Papua telah membangun sebanyak 13 unit sumur dangkal untuk warga yang berdomisili di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

 

Dikatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan Lembaga Air Kehidupan (LEMAK) Papua memberikan bantuan sumur kepada  masyarakat di Kampung Holtekamp.

 

“Pertama, Ketergantungan masyarakat menggunakan air hujan untuk di konsumsi. Kedua, banyak keluarga belum memiliki sumur/sumber air bersih yang layak untuk di konsumsi Yang ketiga adalah kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Uap {PLTU) di Kampung Holtekam, sehingga jumlah unit sumur yang telah di berikan kepada masyarakat Kampung Holtekamp adalah 13 unit,” ujar  Direktur Lemak Papua, Elvis Rumboy  , Senin (27/11/2016).

 

 

Dikatakan, dua belas unit ini di gunakan oleh 28 keluarga dengan di lengkapi oleh masing-masing keluarga 1 unit mesin sanyo dan instalasi pipa ke rumah.

Direktur Lembaga Air Kehidupan (LEMAK) Papua, Elvis Rumboy LintasPapua.com/Eveerth)
Direktur Lembaga Air Kehidupan (LEMAK) Papua, Elvis Rumboy LintasPapua.com/Eveerth)

 

Dikatakan,  sumur itu dibangun dengan menggunakan gorong-gorong demi memenuhi kebutuhan air bersih warga Hotekamp.

Baca Juga :  Kapolda Boy Rafli Amar Jabarkan Program Polisi Membangun Papua

 

“Sebenarnya pembanguan sumur ini berdasarkan pengajuan permohonan pembangunan air bersih dari masyarakat, Kampung Holtekamp, yang mana sebelum pembangunan sumur dangkal itu dilakukan, pihaknya melakukan survei dilokasi pembangunan sumur tersebut,”  kata Elvis.

 

 

Diakui,  pembangunan 13 sumur dangkal tersebut dibangun secara bertahap selama dua tahun di Kampung Holtekamp, disisi lain tahun pertama pihaknya membangun tiga sumur dangkal sejak November 2015. Kemudian sepuluh sumur sisahnya, dibangun di 2016 ini.

 

 

“Jadi ada permohonan dari masyarakat ke kami kemudian kita turun ke lokasi untuk lihat dan pastikan dilokasi, apa betul atau tidak masyarakat belum punya sumur,”  hal ini setelah survei pertama dilakukan, lanjut dia, pihaknya kembali lagi untuk memastikan lokasi pembangunan, setelah itu barulah dibangun,” katanya.

Diakui,  masyarakat kampung Holtekam mulai merasa kuatir dengan kehadiran PLTU. Karena  pembakaran batubara yang di pakai sebagai bahan dasar pembangkit listrik ini mulai memberikan dampak negatif terhadap sumber air yang di gunakan untuk konsumsi yaitu air hujan.

Baca Juga :  Kawasan Hutan Mamberamo Foja Memiliki 41 Vegetasi

sumur

 

 

Sementara itu, Warga Kampung Holtekamp, Mama Rode Membilong menuturkan, bahwa Mama rode tidak dapat menyembunyikan rasa harunya, dengan mata yang sedikit meneteskan air mata.

 

Mama Rode menuturkan, bahwa dirinya dan keluarga merasa sangat terbantu dengan adanya sumur bantuan dari Lemak Papua.

 

 

Lebih lanjut mama rode mengatakan bahwa sudah sejak lama mereka menantikan adanya sumur air bersih seperti ini. Tetapi baru saat ini mereka bisa mendapatkan air bersih yang layak untuk di konsumsi.

 

“Terima kasih kepada Lembaga Air Kehidupan (Lemak) Papua dan berharap agar ke depan Lemak Papua lebih maju lagi dalam melayani masyarakat di Kota Jayapura dan juga di Tanah Papua,” harapnya. (Eveerth)

 

Related Articles