Pasangan MARIO Fokus Bangun Daratan Ebungfauw Sebagai Ekonomi Kerakyatan

Category: Lintas Papua 15 0

mario-1SENTANI (LP) Jadwal kampanye Pilkada Kabupaten Jayapura yang sudah masuk pada tahapan kampanye dialogis yang harus dilaksanakan oleh seluruh pasangan calon (Paslon) Bupati Jayapura dan Wakil Bupati Jayapura berdasarkan jadwal dan wkatu kampanye dari KPU Kabupaten Jayapura.

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jayapura yang menggelar kampanye dialogis dengan warga di Kampung Babrongko, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura adalah pasangan calon nomor urut 2, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, – Giri Wijayantoro (MARIO).

Calon Bupati (Cabup) Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, dalam orasi poltiknya mengaku akan membangun wilayah Ebungfauw dengan memperkuat ekonomi kerakyatan dalam menunjang perkembangan pembangunan daaerah dan juga menjadikan kawasan ini sebagai kawasan ekonomi rakyat lewat sektor pertanian atau perkebunan.

“Infrastruktur tetap menjadi poin penting. Tapi, hal yang paling substansi yang kami lihat di dataran panjang yang dimiliki sejumlah kampung di Distrik Ebungfauw sangat potensial untuk pengembangan ekonomi lewat sektor pertanian maupun perkebunan,” ujar Calon Bupati (Cabup) Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, dalam kampanye dialogis, di Kampung Babrongko, Sabtu (19/11) kemarin lalu.

Cabup Mathius Awoitauw yang berpasangan dengan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Jayapura Giri Wijayantoro ini kembali mengatakan, bahwa potensi wilayah sudah dilakukan, tinggal bagaimana langkah selanjutnya yang akan di tempuh oleh pihaknya guna menjalankan program pembangunan tersebut berdasarkan pemetaan wilayah.

Menurutnya, dataran Ebungfau sangat cocok digunakan untuk pengembangan perkebunan. Banyak masyarakat di wilayah ini telah menekuni usaha perkebunan terutama perkebunan kakao sejak pencanangan Gerakan wajib Tanam Kakao (GWTK).

Baca Juga :  Pengusaha Orang Asli Papua Harus Menangkap Peluang

“Namu  sayang tanaman kakao milik warga tersebut kini sulit di pasarkan berhubung transportasi yang tersedia tidak cukup dalam menunjang aktivitas jual beli kakao maupun tanaman jenis lainnya,” ungkapnya.

Cabup nomor urut 2 ini menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua komponen di Ebungfau yang telah mendukung pemerintahan selama ini sehingga tercapai sejumlah prestasi.

Dukungan yang sama masih dibutuhkan oleh Cabup yang pernah di nobatkan menjadi bupati terbaik dari ratusan bupati di dalan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI) oleh sebuah media ternama nasional yakni JPNN Groub.

Pernyataan pengembangan kawasan ekonomi kerakyatan di Ebungfau tersebut menjadi sebuah langkah strategis dalam membangun ekonomi warga di sejumlah kampung di Distrik Ebungfau.

“Dalam setiap orasi kampanye, saya menyampaikan kepada masyarakat bahwa kepentingan kami membangunan daerah ini bukan sebagai sebuah wacana untuk mencari simpati tetapi betul-betul menjadi komitmen kami,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Ondoapi Kampung Babrongko, Yeheskiel Wally dan Ondoapi Kampung Simporo Demas Tokoro bersama-sama mengutarakan komitmen untuk mendukung Pasangan Calon (Paslon) Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro (Mario).

“Kami selaku pimpinan adat di tempat ini setelah mendengar apa yang disampaikan Mario, maka kesimpulan kami, apa yang kami butuhkan sudah terjawab dalam bentuk program Mario nanti. Karena itu, kami nyatakan kami mendukung Paslon Mario untuk menang pada Pilkada 2017,” ujar Yeheskiel Wally, yang dikutip dari Harian Pagi Papua. Senin (21/11/2016)

Wally menghimbau kepada semua masyarakat adat Kampung Babrongko untuk memberikan dukungan kepada Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro guna melanjutkan program-program pro rakyat di periode kedua dalam kepemimpinan kedepan.

Baca Juga :  Kaum Muslimin Papua Diajak Jadi Islam Rahmatan Lil Alamin

Sementara itu, salah seorag tokoh pemuda Kampung Babrongko, Distrik Ebungfau, Eddy Wally dengan semangat menggebug-gebuh sebagai seorang muda menyatakan dukungannya kepada Cabup Mathius dan Cawabup Giri untuk Pilkada 2017.

“Sebagai generasi muda, kami bangga atas kepemimpinan bapa Mathius selama ini, dimana bapa telah mengangkat jati diri kami sebagai generasi penerus untuk terus berkarya dalam semangat kebangkitan adat,” tukas Eddy.

Ditambahkan, sangat naif kalau kemudian sebagai masyarakat adat pergi meninggalkan seorang yang telah memberikan ruang yang sebasar-besarnya kepada adat untuk membangun masyarakat dengan kebangkitan masyarakat adat.

“Mari kita bersama-sama, seluruh elemen masyarakat di Kampung Babrongko, Distrik ebingfau dan Kabupaten Jayapura memberikan dukungan kepada bapa Mathius untuk mengerjakan sekaligus menyelesaikan pekerjaannya di periode kedua,” himbaunya. (***)

Related Articles