Disesalkan Oknum Anggota DPRD Paniai Bertindak Arogan Pukul Wartawan

Category: Lintas Papua 4 0

kekerasanJAYAPURA  (LP) Aliansi Jurnalis Indenpenden (AJI) Kota Jayapura menyesalkan dan meminta aparat Kepolisian untuk menangkap pelaku  dan proses hukum bagi pelaku oknum Anggota DPRD Paniai, yang melakukan  pemukulan terhadap wartawan  Metro TV dan Global TV atas nama Maikel Marey di Pengadilaan Nabire di Nabire, pada Pukul 13.30 WIT, Senin (21/11).

 

 

Sebagaimana dari informasi yang diterima AJI Kota Jayapura menyebutkan  kejadian Pemukulan Terhadap Wartawan Metro TV dan Global TV di pengadilan Negeri Nabire pada siang ini pukul 13. 30 WIT. Informasi awal pemukulan dilakukan atas salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Paniai, atas nama Ben alias BY, sebagaimana dari SMS yang diterima.

 

Setelah AJI Kota Jayapura melakukan kroscek kepada korban, Maikel Marey, justru membenarkan adanya pemukulan yang dialami korban.

“Saya liput kegiatan sidang kasus bandara enaro mengenai hak ulayat… Setelah selesai sidang saya mau wawancarai salah satu kepala suku….. Lalu saya di hentikan oleh seorang anggota DPRD Paniai dan kemudian kamera saya di rampas dan di banting hingga hancur…. Kemudian di pukuli lalu saya menghindar untuk amankan diri…” ujar Korban, Maikel Marey, saat dikonfirmasi.

Baca Juga :  TMMD di Kampung Tegabaga Bantu Sekolah Alkitab

Dikatakan, dirinya setelah kejadian telah melaporkan kepada pihak berwajib.

Atas tindakan ini, ketika dikonfirmasi Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Papua, Ricardo Hutahean mengatakan, Pemukulan kepada Maikel Marey (21 tahun) stringger dari kontributor Metro TV Nabire Papua, pelaku pemukulan adalah oknum Anggota DPRD Paniai atas nama Ben alias BY.

“Pemukulan terjadi beberapa menit setelah sidang perkara perdata kasus penggelapan dana pembayaran hak ulayat bandara Enarotali  Paniai selesai digelar di kantor Pengadilan Negeri Nabire,” katanya.

Ditambahkan,  pemukulan tepat di halaman depan kantor pengadilan, saat korban sedang melakukan wawncara pada narasumber terkait kasus trsebut. Kamera milik korban juga di rampas dan di banting.

“Hingga saat ini aparat masih mencari pelaku pemukulan,  karena kamera korban masih di bawa pelaku,” tuturnya.

Menyikapi hal ini, Koordinator Advokasi AJI Kota Jayapura, Fabio Lopez menyesalkan, jika  perilaku  pejabat publik  oknum anggota DPRD Paniai, sehingga aparat kepolisian harus segera memproses pelaku sesuai peraturan yang berlaku.

“Kami minta polisi bertindak tegas dan siapapun dalam negara hukum ini, wajib memathui aturan hukum dan yang salah dan bertindak arogan harus diproses hukum, apalagi sampai menghalangi tugas wartawan,” desak AJI Kota Jayapura.

Baca Juga :  155 Anggota OPM di Sinak Turun Gunung Dukung Pembangunan

AJI Kota Jayapura telah konfirmasi kepada korban dan diketahui laporan korban sudah masuk. Untuk itu diharapkan, agar kasus ini segera dituntaskan dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal sesuai undang – undang yang berlaku. (Eveerth)

Related Articles