Media Gathering KPU Papua Mendorong Pemberitaan Harus Netral

Ketua KPU Papua, Adam Arisoy, saat membuka kegiatan (LintasPapua.com)
Ketua KPU Papua, Adam Arisoy, saat membuka kegiatan (LintasPapua.com)

JAYAPURA (LP)  –  Kegiatan Media Gathering yang dilakukan KPU Papua bersama sejumlah media di Kota Jayapura, mengambil tema Peranan Media Massa dalam Pilkada Serentak Thaun 2017 di Provinsi Papua, adalahuntuk mendorng persamaan persepsi dan mendoronga perluasan informasi.

 

Demikian disampaikan Ketua KPU Papua, Adam Arisoy, SE., sekaligus menjelaskan, bahwa kegiatan inijuga untuk mendengar langsung pandangan media dan hal – hal apa saja yang perlu dilakukan KPU Papua bersama 11 KPU Kabupaten/Kota dalam rangka mensukseskan Pemilukada Serentak.

“Tentunya output yang diharapkan dengan terbangunnya pemahaman bersama tenytang Pilkada berintegritas dan kerjasama yang sinergis antara KPU Provinsi dan KPU Kabaupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada Serentak, selain penyebaran informasi dan pendidikan politik bagi masyarakat umum pada pemilih,” ujar Adam Arisoy, dalam sambutaannya, di Kantor aula Kantor KPU Papua di Jalan Soa Siu Dok II Kota Jayapura, Selasa (15/11).

Dikatakan, upaya penyesuaian terhadap tuntutan penyelenggara Pemilihan Kepala SDSaerah secara serentak dapat dilakukan melalui upaya  – upaya pendidikan politil dan sosialisasi regulasi Pilkada bagi khalayak luas.

“Dalam konteks ini, media massa memiliki posisi dan peran yang sangat strategis dalam hal pendidikan politik,” katanya.

Dijelaskan, pemahaan politik dari rakyat  dan pengetahuan tentang regulasi operasional Pemilu dan tradisi masyarakat dalam pengambilan keputusan, termasuk dalam hal memilih pemimpin, masih berbeda dengan apa yang dimaksud dengan prinsip – prinsip demokrasi modern.

“Saya harapkan media tetap membangun kerjasama sinergisdalam rangka Pilkada Serentak 2017, disisi lain KPU Papua akan berbicara dengan KPU Kabupaten Kota,agar dapat bekerjasama  dengan media cetak dan elektronik di Papua,” katanya.

Sementara itu, Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel  Inf.  Teguh P mengatakan dengan melihat  berbagai tantangan, maka penyeberan informasi harus berimbang dan menjaga kebenaran informasi.

Sementara itu, Ketua Ikatan Jurnalis Network (IJN), Vanwi berpesan, agar KPU Papua atau KPUKabupaten Kota tidak segan – segan menegur media yang dalam  pemberitaannya diluar dari aturan, sehingga tidak melenceng dan melanggar aturan.

“KPU  dan Bawaslu juga  harus berani menegur media, akan tetapi sejauh ini media telah memberitakan sesuai aturan,” nilainya.

 

Suasana Kegiatan Diskusi Media Gathering
Suasana Kegiatan Diskusi Media Gathering

Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Independen Kota Jayapura, Eveerth Joumilena  menilai, insan pers dalam produk jurnalistik yang dihasilkannya mampu menyadarakan warga yang memiliki hak pilih untuk menyalurkan aspirasinya pada Ferbuari tahun 2017 mendatang.

Disampaikan, berbicara tentang peran strategis media di Tanah Papua, tentunya sudah terbukti dengan menjamurnya media massa media cetak dan media eletronik di Papua, hal  ini menjadi sebuah kekuatan positif untuk membangun informasi dan fungsi media, yakni fungsi kontrol dan fungsi pendidikan politik kepada masyarakat.

“Media massa sesungguhnya memiliki peran penting dan sangat strategis dalam menyukseskan pesta demokrasi (pemilihan umum) di Indonesia, termasuk pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan secara serentak pada 15 Februari 2017,” akuinya.  (Dhoto)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...