BMD – ALAM Komitmen Menata Kesejahteraan Warga Kota Jayapura

Calon Wali Kota Jayapura, Boy Markus Dawir, SP, bersama warga Skouw Mabo (LintasPapua.com)
Calon Wali Kota Jayapura, Boy Markus Dawir, SP, bersama warga Skouw Mabo (LintasPapua.com)

JAYAPURA (LP)  –  Calon Wali Kota Jayapura, Boy Markus Dawir, SP, mengatakan, semua itu bisa dilakukan dalam membawa perubahan yang mandiri dan sejahtera bagi rakyat di Kota Jayapura ini, yang terpenting disini, semua rakyat Kota Jayapura menyatukan tekad dalam memilih BMD-ALAM menjadi Walikota Jayapura dan Wakil Walikota Jayapura pada Pemilukada Tahun 2017.

“Kita semua harus rebut kota ini dulu, supaya kita atur kota ini dengan baik, termasuk menata perbatasan ini (RI-PNG),” ujar Calon Wali Kota Jayapura, Boy  Markus Dawir,

Dijelaskannya, khususnya untuk perbatasan RI-PNG, bahwa di negara-negara lain yang saling berbatasan, pemerintahnya memberdayakan warganya yang berdomisili di daerah perbatasan, mulai dari menjadi pegawai Imigrasi, pegawai lintas batas, kepolisian dan lain sebagainya, termasuk menata perbatasan menjadi pertumbuhan ekonomi untuk mendatangkan pendapatan ekonomi bagi warga perbatasan.

“Selama ini  tidak ada yang punya pikiran untuk mengatur perbatasan ini untuk mendatangkan uang bagi warga di perbatasan ini,”  katanya.

Dalam kesempatan yang sama , Calon Walikota Jayapura, Boy Markus Dawir, SP, meresmikan dua Posko Pemenangan BMD-ALAM, yakni, Posko di Kampung Skow Mabo dan Posko di Tasangka, Kompleks Dolog, Polimak, Jayapura.

Turut hadir dalam peresmian tersebut adalah para kepala-kepala Suku di Kampung Skow Mabo, Kepala Suku Pemilik Hak Ulayat di Tasangka Pura, Polimak.

Dalam pertemuan dengan warga Skow Mabo (juga dengan warga Tasangka Pura), terungkap sejumlah permasalahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat, missanya masalah biaya pendidikan, pemenuhan gizi anak-anak, perumahan yang tidak layak di Kampung Skow, lulusan SDM anak asli Port Numbay seperti di tiga kampung Skow tidak mendapatkan tempat dalam penerimaan pegawai negeri sipil (PNS), demikian juga duduk dalam jabatan pemerintahan Pemerintah Kota Jayapura.

“Kami anak-anak Kampung Skow , seperti tersisi dalam pelayanan pemerintahan dan pembangunan. Kami anak-anak Kampung Skow seperti tersisi,” ujar Tokoh Masyarakat Kampung Skow Mabo, Otniel Palora, dalam Peresmian Posko Pemenangan BMD-ALAM di Kampung Skow Mabo, Sabtu, (19/11).

Sebagai contoh saja, pemerintahan berganti pemerintahan, tidak ada anak asli Skow menjadi Kepala Distrik Muara Tami atau Kepala Kelurahan di Distrik Muara Tami, begitu juga pada pemerintahan Kota Jayapura, dan masih banyak lagi hal-hal yang dikeluhkan warga.

Warga berharap agar ketika BMD-ALAM terpilih menjadi Walikota Jayapura dan Wakil Walikota Jayapura, dapat membuat perubahan yang semakin lebih baik  bagi semua rakyat Kota Jayapura tanpa membedakan satu sama lainnya, tetapi semua diperhatikan dan diberdayakan. (Dhoto)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...