DPRD Kota Jayapura Bahas Raperda Perlindugan Masyarakat Adat

Suasana Pembahasan Raperda oleh DPRD Kota Jayapura (Foto Istimewa)
Suasana Pembahasan Raperda oleh DPRD Kota Jayapura (Foto Istimewa)

JAYAPURA (LP)  –  Badan legislasli dan Komisi A DPRD Kota Jayapura sebagai pengusul, membahas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat dan Tata Kelola Tanah, di Kantor DPRD Kota Jayapura di Kotaraja, Senin (3/10).

 

Hal ini dibenarkan Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Jayapura, Christian Kondobua, sekaligus menjelaskan, bahwa dari semua penejelasan dan pembahasa, disepakati yang akan didorong adalah Raperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat.

 

“Kita hadirkan Kementerian Hukum dan Ham Papua serta LMA mewakili masyarakat dan semua dibahas dengan menndengar berbagai masukan, semua sepakat mendorong Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat,” ujar Ketua Baleg DPRD Kota Jayapura, Christian Kondobua, kepada LintasPapua.com, Senin  (3/10)

 

Dikatakan, bahaw Raperda yang diambil adalah karena melihat kebutuhan yang utama dan supaya hal  – haal ibi bisa disepakati melalui hak inisiatif, yakni akan didorong masuk dalam sidang Raperda Non APBD.

 

Memang ini yag pertama, katanya, sebab hal ini juga menjadi hasil pantauan Kementerian Hukum dan HAM Papua, yakni belum  ada Raperda yang memproteksi  sehingga ini hal yang baru di DPRD Kota Jayapura.

Penyarahan Draft dari Sekretaris LMA, Edi Ohoiwutun ke Ketua Baleg DPRD Kota Jayapura. (LintasPapua.com)
Penyarahan Draft dari Sekretaris LMA, Edi Ohoiwutun ke Ketua Baleg DPRD Kota Jayapura. (LintasPapua.com)

 

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, Edi Ohoiwutun mengatakanm sangat memberikan apresiasi atas Komisi A DPRD Kota Jayapura yang melihat hal ini,

 

“Kami berikan apresiasi untuk DPRD KOTA  Jayapura dan tanggap dan sigap melihat realitas mayarakat adat di Port Numbay , sebab berbicara jumlah penduduk asli Port Numbay adalah sekitar 10 ribu sehingga perlu ada perlidungan,” kata pria yang murah senyum ini.

 

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan Penyerahan Naskah Akedemik LMA Port Numbay kepada Baleg DPRD Kota Jayapura, terkait PERDA “Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat” dan “Tata Kelola Tanah Ulayat” .

 

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Jayapura, Butet Kabey, dalam postingan di facebooknya menjelaskan, kedepannya nanti akan mengundang semua perwakilan masyarakat adat untuk duduk bersama dan membahas hal – hal tersebut. (Dhoto)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...