24 Oktober 2016 Akan Diumumkan Siapa Calon Wali Kota Jayapura

Category: Lintas Papua 9 0

Pilkada-Serentak-2017JAYAPURA (LP)  – Pengumuman hasil  verifikasi terhadap ketiga bakal pasangan bakal  calon Wali Kota dan bakal calon Wakil Wali Kota Jayapura, akhirnya pada Sabtu (1/10), telah ditandatangani Ketua dan Anggota KPU  akan tetapi masih dalam proses kelengkapan berkas, sehingga nantinya akan ditetapkan calon yang lolos maju pada tanggal 24 Oktober 2016.

 

Ketua  KPU Kota Jayapura,  Jeremias Numberi mengatakan, bahwa selama melakukan verfikasi pihaknya telah menyampaikan kepada pasangan calon dan Partai Politik pendukung, bahwa apabika ada dukungan ganda, maka KPU Kota siap memfasilitas untuk mengecek kebenaran di KPU Pusat dan di Parpol yang bersangkutan.

“Untuk semua dukungan ganda sudah kami lakukan verifikasi bersama dan mengecek langsung ke Parpol yang bersagkutan dan kami juga undang ke Jakarta bersama tim,” ujar Ketua KPU Kota Jayapura, Jermias Numberi, kepada LintasPapua.com, Minggu (2/10) malam.

Dikatakan, untuk PartaI Golkar dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sudah dilakukan verifikasi langsung ke pimpinan partai tersebut , hingga mengecek keabsahan di Kementerian Hukum dan Ham Indonesia.

“Untuk Partai Golkar kami langsung berkan surat ke Sekretariat Jenderal Golkar Pusat dan pada hari yang sama kita juga mengunjungi Kantor PKPI , namun kantor PKPI ada dua di Jalan Diponegoro dan di Jalan Meutiah, sehingga kami juga mengecek ke SK Kementerian Hukum dan HAM dan meminta kalrifkiasi kepada KPKPI,” tuturnya.

Disampaikan, bahwa setelah melakukan semua pengecekan kebenaran dan diputuskan berdasarkan surat – surat yang ditera dari Partai Politik, maka Partai Golkar ke Benhur Tommy Mano adalah memenuhi syarat (ms) dan ke Abisay Rollo aadalah tidak memenuhi syarat (tms).

Baca Juga :  Sesuai Amanat Otsus, Pemprov Papua Barat Didorong Bentuk Perwakilan Komnas HAM

“Sementara dari surat dukungan yang kami terima, untuk PKPI ke BTM adalah tidak memenuhi syarat dan ke Boy Markus Dawir adalah memenuhi syarat (ms),” katanya.

 

Jadi ini bukan berarti kami umumkan, katanya, sebab saat ini adalah penyerahan pengumuman hasil verfikasi dan belum diumumkan siapa yang lolos menjadi calon Wali Kota Jayapura.

“Jadi akan diumumkan pada tanggal 24 Oktober 2016, terkait  siapa – siapa yang maju menjadi calon  kepala daerah, dengan demikian saat ini adalah masa perbaikan berkas untuk pasangan calon,” katanya.

 

“Semua Kelengkapan akan kita lihat lagi, sehingga akan mengacu pada surat dari Parpol, kalaupun ada yang keberatan silahkan saja,” katanya.

Ditegaskan, bahwa hall ini masih pengumuman hasil verfikasi, akan tetapi kepastian pengumuman lulus untuk ditetapkan sebagai calon adalah tanggal 24 Oktober 2016, sebab pada tanggal 25 Oktober 2016 akan dilanjutkan dengan pencabutan nomor urut,” jelasnya.

Ketika diminta tanggapan  terhadap sejumlah aksi maasyarakat di Kantor KPU Kota Jayapura, Dirinya menjawab, bahwa aksi  mayarakat  kiranya bisa mengikuti aturan yang berlaku. Sebabnya jika ada yang demo mendukung dan menolak calon tunggal, silahkan saja , sebab semua proses sementara berjalan.

Masyarakat  Demo Damai Tolak Calon Tunggal

 

Sementara itu, pada hari  Sabtu (1/10)  demo dari partai koalisi masyarakat dikantor KPU kota Jayapura Jalan Baru Pantai Enggros Youtefa Abepura, dengan jumlah kurang lebih 40 orang, adapun yang di sampaikan adalah  meminta tiga calon yang naik untuk maju sebagai Walikota, para aktivis meminta jangan hanya melihat sebelah mata, kalau memang harus maju untuk bersaing kenapa tidak harus kita lakukan yang terbaik, jangan ada pilih kasih.

Baca Juga :  Masyarakat Diajak Manfaatkan Pelayanan Kartu Papua Sehat

 

Menanggapi aksi demo damai, Kapolsek Abepura, Kompol Arnolis Korawa SH menuturkan, rasa terimah kasih kepada pendemo yang sudah datang menyampaikan aspirasi dengan tertib

 

“Kami dari pihak pengamanan tentunya penyampaian dari masyarakat akan kami sampaikan kepada pimpinan kami,” katanya.

Salah Satu Kooordinator Demo, Resa mengatakan, sangat berharap,  salah seorang dari KPU untuk tampil kedepan untuk menyampaikan alasan apa, sehingga yang tercatat calon walikota sebagai calon tunggal, apa alasannya semua ini sudah diatur yang tidak benar??.

 

“Kalau bapak dari KPU tidak berani keluar berarti ada yang tidak beres,  Kami ingin sosok pemimpin walikota yang lebih bagus, berikan kesempatan kepada masyarakat untuk memilih haknya,” katanya.

Dikatakan, bahwa  Kota Jayapura adalah kota barometer, sehingga  ini hanya permainan orang atas, tidak berlaku untuk kepentingan masyarakat kecil, sebab banyak masyarakat yang bisa kita jadikan figur yaitu Jokowi atau Ahok.

“Kami meminta maaf kepada aparat kepolisian karena kami demo belum ada resmi dari pihak kepolisian,”  katanya salam orasi.

Aksi demo yang berakhir di Pukul 14.30 WIT , selanjutnya massa  demonstran meninggalkan tempat dalam keadaan aman.

Sebagaimana diketahui, Ketiga Bakal Pasangan Calon yang mendaftar adalah Abisay Rollo – Dipo, dan  Benhur Tommy Mano – Rustan Saru serta Boy Markus Dawir – Nuralam. (Eveerth Joumilena)

Related Articles