KPUD Nduga : Tiga Paslon Resmi Daftar Ikut Pilkada 2017

Sesuai Alur Pendaftaran, KPUD Nduga menerima tiga pasangan calon yang mendaftar (Foto Istimewa /KPUD Nduga)
Sesuai Alur Pendaftaran, KPUD Nduga menerima tiga pasangan calon yang mendaftar (Foto Istimewa /KPUD Nduga)

KENYAM (LP)  – Tiga pasangan calon (Paslon)  bupati dan wakil bupati Kabupaten Nduga resmi mendaftarkan diri, setelah adanya proses pendaftaran yang dibuka KPUD Nduga di Kenyam, sejak 21 – 23 September 2016.

 

Hal ini dibenarkan Ketua Pelaksana Harian KPU Nduga, Sepo Nawipa, sekaligus menyampaikan, bahwa  sejak pendaftaran dibuka sejak tanggal 21 hinggga 23 terdapat 3 pasangan bakal calon  Bupati Dan Wakil Bupati yang mendaftar ke KPU Nduga.

“Adapun Sejak dibuka hari pertama hingga hari ketiga sudah ada 3 pasangan yang mendaftar ke KPU, dimana hari pertama kosong, hari kedua ada 1 bakal calon yang mendaftar atas nama Yeirus Gwijangge – Wentius Nimiangge, dan hari ketiga 2 pasangan yakni, Daniel Lokbere – Las Nirigi, Samuel Tabuni-Obed Gwijangge, dan kami masih membuka pendaftaran hingga puluh 24.00 WIT, ” ujar Sepo Nawipa, usai menerima pendaftaran calon di Kantor KPUD Nduga di Kenyam, Jumat (23/9).

 

 

Proses ini berakhir hingga hanya tiga pasangan yang resmi mendaftar, selanjutnya, Kata Sepo Nawipa, semua pasangan calon akan menjalani tes kesehatan dan verifikasi faktual.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sepo Nawipa, S.Sos, saat didampingi Anggota KPUD Nduga lainnya, yakni Ocla Nirigi, SH., Amion Karunggu, S.Pd., dan Yakob Lokbere, pihaknya meminta, kepada para pasangan calon untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga proses tahapan Pilkada bisa berjalan normal.

Sementara itu, Calon Bupati Nduga, Samuel Tabuni menyampaikan terkait adanya dukungan yang baru masuk yakni dari Partai PKPI, sehingga KPU dapat melihat hal tersebut.

 

“Dari Alama sampai Silimo , dari Kwiyiau Sampai Mumugu, kami ingin melihat orang Nduga menjadi satu, dimana kesatuan menjadi kekuatan untuk membangun kekayaan yang ada yang Tuhan titipkan di tanah dan adat wilayah suku  Nduga,” kata Cabup Nduga, Samuel Tabuni, yang berpasangan dengan Obed Gwijangge.

sepo-nawipa-breok-di-dampingi-anggota-kpud-nduga-ocla-nirigi
Sepo Nawipa (breok) di dampingi Anggota KPUD Nduga, Ocla Nirigi (LintasPapua.com/Eveerth Joumilena)

 

Dikatakan, pihaknya  ingin manusia Nduga di lembah – lembah , di tubir – tubir, di gunung – gunung, dirinya bersama calon Wakil Bupati, Obed Gwijangge  ingin menjadi sama dengan mereka, dan tampil untuk mewujudkan semangat dan lepaskan semua gelar dan jabatan.

 

 

“Karena 80 persen masyarakat masih menderita ada di hutan – hutan, kami ingin kumpul mereka dan Ini bukan berpoliitik dan bukan  saling menunjukan kehebatan, tetapi ini demokrasi bahwa pemimpin harus lahir untuk menyelamatkan warganya yang masih menderita dimana – mana,” katanya usai mendaftar di ruang KPUD Nduga di Kenyam, Jumat (23/9).

 

Pertegas hal ini, Anggota KPUD Nduga, Ocla Nirigi, SH menjelaskan, bahwa adapun dukungan Partai Politik, pasangan calon Yairus Gwijangge – Wentius Nimiangge (YaWe), didukung Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

 

 

Ketua Pelaksana Harian KPU Nduga, Sepo Nawipa, S.Sos, saat di wawancara di Kantor KPUD Nduga di Kenyam (LintasPapua.com/Eveerth)
Ketua Pelaksana Harian KPU Nduga, Sepo Nawipa, S.Sos, saat di wawancara di Kantor KPUD Nduga di Kenyam (LintasPapua.com/Eveerth)

“Pasangan calon Daniel Lokbere, Las Nirigi (DaLas) didukung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  dan Partai Bulan Bintang (PBB) dan Pasangan Samuel Tabuni – Obed Gwijangge (SOBAT) didukung Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan (PDI-P) serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI),” katanya.

 

Terkait dukungan ganda, kata Ocla Nirigi, bahwa memang  ada dapat SK PKPI dan sepertinya ada dualiesme yang menerima, akan tetapi ada tahapan verfikasi faktual.

“Kami akan cek legalitas yang mana, sehingga kami akan mengikuti petunjuk yang disampaikan,” ungkapnya.

 

 

Dirinya berharap, semua pasangan calon menjaga keamaan dan ketertiban  serta mendukung KPUD, disisi lain dalam tahapan nanti pasti ada ketidaksaling percayaan dan kecurigaaan,  namun hal ini tidak harus dibawab dalam proses pemilu.

 

“Kita semua inginkan Pemilu aman dan damai serta jujur, sehingga mari bersama dukung secara baik semua proses tahapan demokrasi yang sedang berjalan,” pintanya.   (Eveerth Joumilena)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...