Dayung Rowing Kembali Sumbang 2 Perunggu

KARAWANG (LP) –  Cabang Olahraga dayung kembali menyumbang dua medali perunggu yang diraih atlet Mariam Daimoi/Beatrix Ibo dari nomor rowing double sculls putri jarak 2.000 meter pada PON XIX/2016 di di Situ Cipule, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (17/9).
Daimoi dan Beatrix finish ketiga dengan catatan waktu 7 menit 48.33 detik. Medali emas direbut pedayung tuan rumah Syiva/Yayah dengan catatan waktu 7 menit 42.97 detik dan medali perak milik Sumatera Selatan catatan waktu terbaik 7 menit 47.08 detik.
Medali perunggu kedua diraih dari nomor rowing double scull kelas ringan (LW2X) putri atas nama pedayung Daniela Sokoy dan Pronyo Lokbere dengan catatan waktu 8 menit 09.07 detik. Jawa Barat mendominasi emas catatan waktunya 7 menit 44.77 detik. Medali perak diraih Sumatera Selatan catatan waktu 7 menit 51.83 detik.
Pelatih dayung Septinus Osleky mengatakan cabang olahraga dayung menambah pundi medali untuk kontingen Papua setelah meraih dua medali perunggu dari Situ Cipule, Karawang, lokasi perlombaan dayung PON XIX/2016 Jawa Barat.
Sampai saat ini cabang olahraga dayung sudah mempersembahkan empat medali untuk kontingen Papua sebelum PON XIX dimulai dan dayung juga masih berpeluang untuk menambah medali dari kano dan perahu naga dan diharapkan bisa meraih emas.
Sementara itu Ketua Harian Pengprov PODSI Papua, Ganda Siregar mengatakan timnya akan berusaha sekuat tenaga untuk merealisasikan target medali emas dari KONI Papua. Meski nomor rowing sudah selesai bukan berarti perebutan medali cabang dayung berakhir, karena masih ada nomor kano perahu naga karena belum dipertandingkan.
Ganda bilang keberhasilan dayung di PON XIX/Jabar berkat kerja keras semua baik pengurus, pelatih maupun atlet yang memang telah bertekad ingin berhasil di PON Jawa Barat.(***)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...