Dirjen Sosial Buka Rekrutmen Pendamping PKH Papua

pkhJAYAPURA  (LP)  –  Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementrian Sosial RI. DR. Ir. Raden Harry Hikmat, M.Si, mengatakan kendala Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Papua dan Papua Barat saat ini adalah terkait masih minimnya tenaga pendamping bagi keluarga sasaran PKH.

Dikatakan, rasio idealnya untuk satu orang pendamping mampu mendampingi 250-300 keluarga, namun saat ini dengan adanya penambahan peserta PKH masih membutuhkan banyak pendamping. Dikatakan untuk tahap pertama sebanyak 9000 pendamping secara nasional telah direkrut, namun untuk Papua dan Papua Barat akan ada penambahan di tahap kedua.

“Untuk data PKH Provinsi Papua yang sudah ada itu di Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Kota Jayapura dan Mimika, itu data lama sebanyak 11.132 PKH, dan untuk data baru 94.037 PKH, dari angka itu kalau di bagi 250 orang, maka tenaga pendamping masih dibutuhkan sekitar 420 orang,” ungkap Harry, Kamis (8/9/2016).

Selanjutnya untuk Papua Barat, data PKH yang telah ada adalah di Kabupaten Manokwari, Kota Manokwari, Sorong dan Manokwari Selatan.pkh-2

“Data lama sebanyak 14.155 peserta PKH, dan tambahan sebanyak 41.122 orang, sehingga jika di hitung, maka masih akan membutuhkan sekitar 221 orang lagi pendamping,” paparnya.

 

Dikatakan, untuk perekrutan pendamping tahap Dua, Provinsi Papua dan Papua Barat, teknisnya akan diserahkan sepenuhnya kepada dinas sosial tiap Kabupaten/Kota.

“Teknisnya akan dilakukan di tiap Kabupaten/Kota di Papua dan Papua Barat, dan diutamakan yang telah sarjana dan memiliki pengalaman dibidang sosial,” ungkap Harry. (Yde)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...