Mahasiswa Ancam Boikot Pemilukada Intan Jaya

Pilkada-Serentak-2017JAYAPURA  (LP) – Sejumlah komponen mahasiswa Intan Jaya memberikan ancaman akan memboikot Pemilukada daerah ini pada Februari 2017, jika tidak ada proses hukum dan penarikan Brimob dari Intan Jaya.

 

Hal ini disampaikan berbagai komponen menyikapi  penembakan yang diduga dilakukan oleh aparat Brimob di Sugapa, Intan Jaya yang menewaskan Otinus Sondegau (15) beberapa waktu lalu.

Membuat sejumlah  mahasiswa asal Kabupaten Intan Jaya yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya (IPMIJ), Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya (GPMIJ), dan Forum Independen Mahasiswa (FIM) meminta agar pelaku penembakan segera diungkap dan diproses hukum.

“Jika tidak digubris, mereka mengancam akan memboikot proses Pilkada di Intan Jaya,” ujar Ketua FIM,  Teko Kogoya, di Jayapura, Minggu (3/9).

Disampaikan, bahwa pihaknya selaku mahasiswa yang berada di selururh Indonesia akan melakukan memboikot
jalannya pemilukada di kabupaten Intan Jaya mendatang.
“Kami mahasiwa asal Intan Jaya yang tersebar di seluruh kota studi, baik di Jayapura, Manado, Jogjakarta, dan daerah lainnya meminta agar kasus penembakan ini segera diungkap dan diproses hukum. Atau kami akan memboikot jalannya Pilkada di Kabupaten Intan Jaya,” tegasnya.

Pihaknya meminta, seluruh Brimob yang bertugas di Kabupaten Intan Jaya segera ditarik kembali dan mendesak PT. Tigi Jaya Permai (Jalan Trasn Papua) Segera mengungkap masalah yang sebenarnya.

“Jika pihak-pihak lalaikan beberapa poin yang kami sampaikan di atas maka kami sebagai mahasiswa mendukung 100 persen pernyataan sikap masyarakat Intan Jaya memboikot Pilkada Bupati 2017 besok,” desak.  (***)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...