Kapolsek Abepura Ajak Warga Cegah Pencurian Motor

Kapolsek Abepura, Kompol Arnolis Korowa (LintasPapua.com)
Kapolsek Abepura, Kompol Arnolis Korowa (LintasPapua.com)

JAYAPURA  (LP) –  Kapolsek Abepura, Kompol Arnolis Korowa mengajak kepada masyarakat agar bersama – sama dengan aparat kepolisian untuk mencegah maraknya pencurian motor dengan memperhatikan secara baik kendaraannya.

“Kasus pencurian bukan hanya terjadi di parkiran toko, melainkan bisa terjadi dia rumah – rumah warga, sehingga harus waspada melihat kunci motor dan kancing stir motor baik, bahkan bila perlu dirantai,” ujar Kapolsek Abepura, Kompol Arnolis Korowa, kepada media di Abepura, Sabtu (3/9)

Dijelkaskan, saat ini marah terajadi kasus – kasus pencurian kendaraan bermotor, bahkan pihaknya rutin melakukan patroli di daerah – daerah yang rawan pencurian, sehingga ajakan kepada masyarakat bersama mencegah hal ini.

“Kami juga meminta kepada warga masyarakat untuk tidak membeli motor – motor bekas yang dijual murah, apalagi jika  tidak memiliki kelengkapan surat – surat berkendaraan,” pesannya.

Ditambahkan, larangaan ini jelas, sebab jika ada masyarakat yang beli motor yang dijual murah sekitar Rp. 1 juta – Rp 3 juta , tentunya mendukung pencurian terus terjadi, sehingga mari masyarakat bersama aparat mencegah hal ini.

“Dalam beberapa kasus kami sudah menangkap pelaku – pelaku pencurian motor, akan tetapi hal ini harus diberaantas bersama, maka pencurian dengan motor juga marak terjadi, sehinga kita perlu waspada,” ajak Kapolsek Abepura, yang juga mantap Kabag Ops Mimika ini.

Sebelumnya, Wakapolres Jayapura KotaKompol Yuvenalis Takamully, SH, MH., mengataakan pihak Kepolisian giaatkan patroli di Kawasaan Rawan Jalur Alternatif.

“Selama ini TNI – Polisi sudah melakukan patroli dengan lancar, bahkan ada pos – pos, namun jika masyarakaat melihat ada kevakuman , maka ini dimanfaatkan,” ujar  Kompol Yuvenalis Takamully, SH, MH.,

Dikatakan,  pihaknya akan melihat pola yang tepat, akan tetapi patroli tetap digiatkan, sehingga menimalisir gangguan keamanan di jalur alternatif.

“Soal hutan yang ada atau daerah sekitar yang mungkin butuh pembersihan, itu menjadi kewenangan Dinas Tata Kota Jayapura, namun tetap kita akan mengontrol jaalaur ini selalu,” katanya.  (Dhoto)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...