Ringkasan Tim Rugby Papua Saat Open Turnament 2016

Category: Lintas Papua 21 0
Tim Rugby Black Arrows dari Kabupaten Mimika. (LintasPapua.com)
Tim Rugby Black Arrows dari Kabupaten Mimika. (LintasPapua.com)

JAYAPURA (LP)  – Tim Rugby Black Errow yang merupakan salah satu tim Rugby asal Kabupaten Mimika, berhasil memboyong piala Papua Open Rugby Tournamen ke 2 tahun 2016 yang di gelar di Jayapura , Sabtu (16/7/2016), tentunya ini menjadi catatan penting bagi kemajuan olahraga Rugby di Tanah Papu dan kini sedang dipersiapkan menghadapi eksebisi PON XIX Jawa Barat dalam bulan September ini.

Tim Black Arrows memastikan juara pada kategori Utama (CUP) setelah di partai final mampu mengkandaskan tim rugby Mimika lainnya yaitu Managas Banti Tembagapura II dengan skor 10-5.

Selain Black Arrows dua tim rugby lainnya , Koteka Rugby Papua Legend juga berhasil memboyong piala pada Juara Kategori SHIELD dan Tim Rugby Managas Banti Temabagapura I juara pada Kategori Plate.

Tim Rugby Koteka Rugby Papua Legend di final berhasil mengatasi tim Rugby Hollandia I asal Kota Jayapura dengan skor 7-5.Sementara Tim Rugby Banti Managas Tembagapura I di final mengalahkan Tim Rugby Hollandia III dengan skor 5-0.

Sementara untuk kategori Putri, tim Putri Timako Timika hanya mampu finis pada posisi kedua, dan Tim Putri Hollndia I dan Tim Putri Hollandia II yang mampu merebut juara pertama dan kedua.

Sementara tim Rugby Hollandia I Jayapura hanya mampu memboyong juara pertama pada kategori BOULD setelah di final mampu mengalahkan tim rugby asal Mimika Koteka Rugby Papua Legend dengan skor 22-0 dan inilah satu-satunya tropy di bagian putra yang mampu lepas dari genggaman tim-tim rugby asal Mimika.

 

Tim Rugby  Hollandia Putra
Tim Rugby Hollandia Putra

Jalannya partai final di kelas Cup yang berlangsung di lapangan Trikora Abepura Jayapura yang memperbutkan piala bergilir yang merupakan kategori bergengsi ini , Tim Black Arrows Timika harus berjuang keras dan harus berjibaku dengan pemain Banti Managas Tembagapura II yang memiliki materi pemain anak-anak Banti Dua game yang dilakoni sejak menit awal kedua tim bernafsu mencuri poin dimana para pemain terus menggempur barisan pertahanan untuk mendulang poin, namun hingga game pertama skor 0-0 bertahan.

Baca Juga :  Pesan Damai BTM Usai Ibadah Minggu di Jemaat Lembah Yordan Organda

Memasuki game kedua, tim Black Arrows yang memiliki kecepatan dan kelincahan mampu mendikte dan atas kerjasama yang apit mampu lebih dulu meraih poin 5 (try) serta bola tendangan langsung yang juga meraih dua poin sehingga unggul 7-0 hingga pertengahan game kedua.

Pada menit akhir game kedua, pemain Black Arrows sempat lengah dan mampu dimanfaatkan oleh anak-anak Banti Managas dan mampu membuat poin melalui Marinus sehingga mendapatkan poin 5.

Namun sayangnya kesempatan tendangan langsung yang harusnya mendapatkan dua poin yang bisa menyamakan kedudukan gagal dimanfaatkan oleh anak-anak Banti sehingga harus kalah dan menyerah 5-7 dari tim Black Arrows.

Sekaligus menobatkan Black Arrows sebagai pemenang sekaligus memboyong kembali piala bergilir yang sempat diraih oleh Tim Rugby Hollandia pada Papua Open Rugby Tournamen ke 1 tahun 2015 yang digelar di Timika.

Pelatih Tim Rugby Black Arrows , George Ofide mengaku, sangat  puas dan salut dengan kemampuan yang ditunjukkan anak asuhnya.

Menurut Ofide, target juara atau membawa kembali piala bergilir Papua Open Rugby Tournamen 2016 ke kota Timika.

“Kami seluruh tim merasa puas karena target tercapai yaitu membawa pulang kembali piala bergilir ke bumi Amungsa.Pertarungan menghadapi tim asal Banti tidak mudah dan itu melalui sebuah perjuangan yang cukup berat,”tegas Ofide.

Tim Rugby Hollandia Putri (LintasPapua.com)
Tim Rugby Hollandia Putri (LintasPapua.com)

Kejuaraan ini sekaligus langsung dipimpin Pengambil Keputusan Pertandingan dari Rugby Indonesia, yakni Iswahyudi, Peter Joseph Keane (yang juga Pelatih Timnas Rugby Indonesia)  dan Rendy Yusuf.

 

Kejuaraan ini juga  sebagai ajang seleksi para atlet – atlet muda berbakat untuk masuk Tim PON RUGBY Papua pada PON 2016 di Jawa Barat, sekaligus menjadikan Olahraga Rugby sebagai milik kebanggaan masyarakat Papua yang harus terus dibina.

 

Pelatih Tim Rugby Black Arrows Timika, George Meno George Ofide menuturkan, sangat berterimakasih pada Tuhan atas kemenangan ini, kemenangan menjadi milik masyarakat Papua dan Timika secara khusus, yang mana  latihan telah dipersiapkan selama  kurun waktu 2 bulan (1 minggu 3 kali).

Baca Juga :  Pengusaha Asli Papua Siap Terima 400 Paket Pekerjaan di Dinas PU

 

“Kami fokus di menyerang dan bertahan, lalu  kami lebih fokuskan ke pemain muda agar kedepannya lebih baik dan memiliki jam terbang yang baik,” ujar Meno George Ofide, dalam bincang – bincang usai membawa timnya menjadi juara umum pada Papua Rugby  Open Turnament 2016.

 

Sementara itu, Ketua Papua Rugby Union Indonesia (PRUI) Provinsi Papua, Fernando Yansen Tinal dalam sambutan penutupannya menyampaikan selamat dan sukses kepada tim asal Mimika yang mampu menunjukkan prestasi terbaiknya sehingga piala bergilir yang sempat berpindah ke Jayapura sudah mampu dikembalikan ke Mimika.

“Saya sebagai ketua Rugby Papua mengucapkan selamat dan sukses.Apa yang ditunjukkan hari ini adalah sangat luar biasa.Semoga ini akan menjadi motivasi sehingga atlet-atlet rugby dari Mimika bisa lebih berpestasi lagi,”aku Yanse Tinal. (Eveerth Joumilena)

 

Petinggi Rugby Papua Dalam Sebuah Foto Bersama (LintasPapua)
Petinggi Rugby Papua Dalam Sebuah Foto Bersama (LintasPapua)

Daftar Lengkap Para Juara Papua Rugby Open Turnament 2016

Kategori Cup (Bergilir) PUTRA

  1. Tim Rugby Black Arrows – Timika
  2. Managas Banti Tembagapura II – Tembagapura Mimika

Kategori BOULD

  1. Hollandia I – Kota Jayapura
  2. Koteka Rugby Papua Legend – Timika

Kategori SHIELD

  1. Koteka Rugby Papua Legend – Timika
  2. Hollandia II – Kota Jayapura

Kategori PLATE

  1. Managas Banti Tembagapura I – Tembagapura Mimika
  2. Hollandia III – Kota Jayapura

PUTRI

  1. Tim Rugby Hollandi Putri I – Kota Jayapura
  2. Tim Rugby Hollandi Putri II – Kota Jayapura

Pemain Terbaik :

Terbaik Putra : Rocky Gwijangge – Tim Hollandia

Terbaik Putri :  Fero Olua – Tim Hollandia

 

 

 

Related Articles