Tugas MRP Diperpanjang Hingga Oktober 2016

Category: Lintas Papua 12 0
Ketua Majelis Rakyat Papua, Timotius Murib (LintasPapua.com/Eveerth Joumilena)
Ketua Majelis Rakyat Papua, Timotius Murib (LintasPapua.com/Eveerth Joumilena)

JAYAPURA (LP)  –  Ketua Majelis Rakyat Papua, Timotius Murib mengatakan, pihaknya telah mendapat perpanjangan masa tugas kerja sejak  31 Juli hingga  31 Oktober 2016, sehingga hal – hal yang belum diselesaikan akan dikerjakan, termasuk pertimbangan keaslian Papua untuk 42 calon kursi Otonomi Khusus yang telah masuk..

Hal ini disampaikan Timotius Murib, sekaligus menjelaskan, bahwa setelah sempat mengalami masa transisi, akhirnya Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Otonomi Daerah mengeluarkan SK Perpanjangan masa tugas  anggota MRP periode II. Sebelumnya lembaga  kultural ini telah berakhir masa jabatannya pada 12 April 2016 lalu.

“Adanya perpanjangan masa jabatannya untuk kedua kali dari Mendagri pada 12 Agustus 2016 lalu hingga  Oktober mendatang menjadi kekuatan hukum MRP  untuk  menggelar rapat pleno dalam rangka pemilihan pimpinan pokja dan alat kelengkapan untuk selanjutnya menetapkan agenda tiga bulan kedepan, sekaligus akan membentu Pokja Masalah Tanah,” ujar Ketua MRP, Timotius Murib, di Jayapura, Kamis (25/8).

Dikatakan, dalam perpanjangan ini, akan juga membahas masalah 14 Kursi dan semua hal yang menjadi tugas kewenangan MRP, termasuk memberikan pertimbngan kepada keaslian Orang Papua dari 42 nama calon – calon 14 Kursi DPR Papua yang sudah masuk.

Baca Juga :  Warga Kota Jayapura Siap Terima Rp. 81 Miliar Dari Presiden RI

Sebelumnya,  Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jayapura, Everth Nicolas Meraud mengatakan, seharunya masa kerja anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) sudah berakhir pada Juli 2016. Tapi berdasarkan surat keputusan Gubernur Papua Lukas Enembe, masa kerja anggota MRP ini diperpanjang hingga Oktober 2016.

“Karena masih menunggu pelantikan anggota 14 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) jalur otonomi khusus (otsus), baru proses MRP dilanjutkan. Proses pemilihan anggota MRP akan mulai pada September 2016. Itu yang kami dengar dari Kesbangpol Provinsi Papua,” jelas Everth di Kota Jayapura, belum lama ini.

Sehingga sambil menunggu pelantikan 14 anggota DPRP jalur otsus, Kesbangpol Kota Jayapura dan Kesbangpol Provinsi Papua sedang membentuk Panitia Pemilihan Anggota MRP periode keempat. “Proses pemilihan anggota MRP periode mendatang itu melibatkan pihak perempuan, adat, pemuda dan gereja,” jelasnya.

Sedangkan mengenai kinerja anggota MRP periode ketiga selama lima tahun ini, Everth melihatnya sudah maksimal. “Kalau ada yang mengatakan MRP tak bekerja maksimal itu salah. Sebenarnya MRP sudah bekerja maksimal hanya saja tak didukung perangkat hukum karena lemba kultur, bukan politik. Ini terbukti dengan melakukan terobosan menyuarakan masyarakat asli Papua,” katanya.  (Eveerth Joumilena)

Baca Juga :  Indonesia Manfaatkan Jalur Sutra Untuk Pengembangan Industri

 

Related Articles