Inilah Cara Papua Promosi Daerah Tarik Investor

Category: Lintas Papua 8 0
Danau Sentani juga menjadi sebuah ekowisata yang dapat menarik investor bangun Papua. (LintasPapua.com)
Danau Sentani juga menjadi sebuah ekowisata yang dapat menarik investor bangun Papua. (LintasPapua.com)

JAYAPURA (LP )  –  INILAH cara Papua melakukan promosi daerah dalam menarik para investor untuk menanamkan modalnya  di Bumi Cenderawasih,  hal ini sebagaimana disampaikan Gubernur  Lukas Enembe, dalam rilis yang diterima redaksi LintasPapua.com, di Jayapura, Senin (22/8)

 

Promosi daerah itu, seperti dalam  agenda pelaksanaan Konferensi Keanekaragaman Hayati dan Kekayaan Budaya Papua yang akan digelar pada September tahun ini, untuk mendatangkan nilai tambah bagi Papua dimata nasional dan internasional.

“Papua ini indah, punya banyak keunikan dan keindahan panorama alam yang benar-benar alami. Ini akan bernilai lebih jika digunakan dan dimanfaatkan untuk menambah ekonomi keluarga. Nah, salah satu tujuan dari pelaksanaan konferensi keanekaragaman hayati dan kekayaan budaya Papua adalah mendorong terjadinya ekowisata dan ekonomi kreatif di Papua,” kata Gubernur Papua, Lukas Enembe,S.IP, MH..

 

Lukas Enembe menuturkan, bahwa Ekowisata dan ekonomi kreatif merupakan satu paket untuk mendatangkan nilai tambah bagi masyarakat yang ada di Bumi Cenderawasih yang sering kali dijuluki ‘Surga Jatuh Kebumi’ seperti lagu yang dinyanyikan.

Baca Juga :  Hari Kedua di Singapura, Presiden Jokowi dan PM Long Bahas Peningkatan Kerja Sama

“Keunikan dan keindahan panorama alam Papua, baik di laut dan didarat sebenarnya sudah menggaung keluar negeri sejak lama, bahkan Asmat yang terkenal dengan ukirannya sudah mendunia. Suku Koroway dengan rumah pohonnya, menjadi sejumlah inspirasi beberapa pihak untuk mendirikan penginapan atau hotel diatas pohon,” tutur Suami dari Yulce Enembe.

Ilustrasi Hutan Papua, menjadi catatan menarik bagi investor untuk melihat Papua (/forest4climate.files.wordpress.com)
Ilustrasi Hutan Papua, menjadi catatan menarik bagi investor untuk melihat Papua (/forest4climate.files.wordpress.com)

Mantan Bupati Puncak Jaya ini menambahkan, panjangnya sungai Mamberamo dengan pegunungan Foja yang terkenal dengan tanaman dan tumbuhan serta hewan endemik telah mengisi sejumlah kolom diberbagai majalah dan berita online.

Gubernur Alumni FISIP Unsrat Manado ini mengakui, Soal keindahan laut, jangan diragukan lagi dengan gugusan pulau Padaido yang ada di Kabupaten Biak Numfor dibawahnya ada badan pesawat tempur masa Perang Dunia kedua, lalu wisata bawah laut di Nabire yang terkenal dengan Taman Laut Nasional Teluk Cenderawasih, salah satunya berwisata ke Pantai Nusi.

“Itu tadi baru berbicara soal di pesisir pantai, ngarai dan lembah belum kearah pegunungan yang ada Puncak Cartenz-nya. Ini saja sudah menjadi contoh untuk dijadikan ekowisata dan ekonomi kreatif. Tinggal pengelolaannya saja yang butuh sentuhan tangan-tangan profesional, yakni pihak ketiga, para investor,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinkes Papua Siap Bentuk Satgas Vaksin Palsu

Konferensi Keanekaragaman Hayati dan Kekayaan Budaya Papua akan digelar pada 7-10 Septmber 2016 di Kota Jayapura, dengan mengambil tempat di Gedung Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua, termasuk akan dilaksanakan pameran budaya di GOR Cenderawasih selama pelaksanaan konferensi. (Eveerth Joumilena)

Related Articles