Sembilan Ratus Siswa USTJ Ikut PKKMB Tanpa Perploncoan

Calon Mahasiswa USTJ Papua , saat mengikuti PKKMB di aula USTJ di Padang Bulan (LintasPapua.com)
Calon Mahasiswa USTJ Papua , saat mengikuti PKKMB di aula USTJ di Padang Bulan (LintasPapua.com)

JAYAPURA (LP)  –      Wakil Rektor I Ir Mudi Fabanyo,  MMT., mengatakan kegiatan tersebut mengacu kepada SK Dirjen Dikti yang menyebutkan tidak diperkenankan lagi menggelar Ospek dan perpeloncoan.

“Sebanyak 966 mahasiswa baru kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) di Kota Jayapura, Senin mulai ikuti pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB) yang akan digelar selama tiga hari kedepan,” ujar  Wakil Rektor I Ir Mudi Fabanyo, dalam sambutan membuka kegiatan, di Kampus USTJ, Senin (15/8).

Dikatakan,    untuk mahasiswa baru di USTJ sejak beberapa tahun terakhir sudah menggelar PKKMB, tidak boleh lagi menggelar Ospek, karena mahasiswa inikan didik untuk menjadi intelektual.

Sementara itu, Koordinator Panitia PKKMB Irji Matdoan MT, mengatakan kegiatan tersebut bahwa pelaksanaan selama beberapa hari dan Pra PKKMB sudah digelar sejak beberapa hari lalu.

“Besok sedikit teori dan latihan untuk upacara HUT Kemerdekaan,” katanya.

Dari informasi yang diterima,  mengenai materi dalam PKKMB, kata Irji lebih kepada pengenalan perkuliahaan yang akan disampaikan oleh Wakil Rektor I dan mengenai administrasi keuangan oleh Wakil Rektor II dan terkait kemahasiswaan oleh Wakil Rektor III.

Sebelumnya, Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan USTJ, Isak Rumbarar mengatakan, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura terus mendukung pembangunan sumber daya manusia, terutama dalam pendaftaran calon mahasiswa, yang mana akan diterima dengan mengutamakan calon mahasiswa asli Papua. “Kami tetap mengambil porsi mengutamakan lulusan siswa asli Papua yang lebih banyak lalu yang lain menyesuaikan,” kata Isak Rumbarar. (***)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...