Australia Akui Masalah HAM Papua Jadi Perhatian Indonesia

Australian Attorney General, HE. George Brandis (LintasPapua.xom/Eveeerth)
Australian Attorney General, HE. George Brandis (LintasPapua.xom/Eveeerth)

JAYAPURA ( LP)  – Kepala Kejaksaan Agung Australia, George Brandis mengatakan,  masalah Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua menjadi perhatian serius dari Pemerintahan Presiden Jokowi, sebab memberikan harapan bagi kemajuan penegakan dan  pengungkapan secara sistematis dan analisis.

Hal ini disampaikan, George Barends, setelah dirinya melakukan pertemuan pada Kamis (11/8) dengan para aktivis pejuang HAM Papua, yang mana menurutnya, para aktivis pejuang HAM sangat senang melihat komitmen Presiden Jokowi dalam memberikan perhatian serius masalah HAM.

“Namun tidak hanya Masalah HAM, tetapi menjadi menarik perhatian bagi saya sebab setelah saya berada di Papua dan melihat keseriusan Pemerintah Indonesia membangun Papua dalam bidang ekonomi, sosial dan pembangunan,” ujar   Kepala Kejaksaan Agung Australia, George Brandis, saat ditemui di Bandara Sentani, sebelum melanjutkan keberangkatan pulang ke Jakarta, Jumat (12/8).

Dikatakan, bahwa kedatangan dirinya bersama rombongan mewakili Pemerintahan Australia bersama Menko Maritim, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dan  Menko Polhukam, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, kami kunjungi beberapa tempat, termasuk wilayah perbatasan  PNG.

“Saya berterimakasih atas sambutan yang meriah dan hangat dari masyarakat Papua terhadap kedatangan kami dan ini menjadi catatan baik dengan melihat pembangunan dan komitmen Pemerintah Indonesia dalam membangun Papua,” katanya.

Sebelum ke Papua dirinya bersama rombongan Menko Polhukam Wiranto sempat mengunjungi pulau dewata di Bali. Dan merasa bangga atas hubungan baik yang terjalin selama ini dengan pemerintah Indonesia.

“Saya kunjungi disini setelah dari Bali, saya juga menggaris bawahi persahabatan kedua negara, saya melihat dengan mata langsung di Papua dan disini pembangunan sangat baik,” ungkapnya.

Dikatakan, khusus untuk bidang pendidikan, di Australia ada banyak universitas dan kami tetap membuka diri bagi Indonesia mendorong kemajuan pendidikan, jika ada anak – anak mahasiswa indonesia yang ingin belajar.

“Bahkan termasuk anak – anak Papua yang mau belajar di Australia, sebagiama nsaya melihat Indonesia memberikan perhatian serius membangun ekonomi dan pendidikan di Papua,” katanya mengakhiri wawancara.  (Eveerth Joumilena)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...