BKKBN Papua Canangkan Kampung KB di Jayapura

Kepala BKKBN Papua, Charles Brabar, SE, M.Si., saat di wawancara (LintasPapua.com)
Kepala BKKBN Papua, Charles Brabar, SE, M.Si., saat di wawancara (LintasPapua.com)

JAYAPURA (LP) – Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) menjadi miniatur yang strategis mewadai upaya menyelaraskan pelaksanaan program-program lintas sektor lainnya, sehingga direncanakan akan berlangsung pencanangan Kampung KB Kabupaten Jayapura di Kampung Maribu, pada  Kamis (12/8).

 

“Tentunya ini  seperti  program 1.000  Hari Pertama Kehidupan (HPK), Program Dasa Wisma, Rumah Sehat, GenRe (Generasi Berencana), dan Gerakan Masyarakat  Sehat, Kampung Adat, Kota layak anak serta lainnya di Kabupaten Jayapura,” ujar Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, Charles Brabar, SE, M.Si., di kantornya di Kotaraja, Kamis (11/8/2016).

Dijelaskan, bahwa BKKBN merupakan salah satu Kementerian/Lembaga yang mendapat mandat untuk mewujudkan agenda Prioritas Pembangunan Nawacita Presiden RI  Joko Wi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terutama pada Cita ke 5 “ Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia “ melalui pembangunan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

“Tentunya hal ini  dalam mewujudkan agenda prioritas tersebut harus melaksanakan strategi pembangunan manusia dengan fokus penggarapan Kesehatan serta mental/karakter yang terintegrasi di dalam pelaksanaan Kampung Keluarga Berencana yang diharapkan dapat dicanang satu Kampung di Kabupaten/kota di seluaruh wilayah Nusantara,” katanya.

Ditambahkan, bahwa  pencanangan kampung Keluarga Berencana di Provinsi Papua baru  terlaksana di 5 Kabupaten/kota, yakni Kota Jayapura, Kab. Merauke, Kab. Keerom, Kab. Supiori,  Kab. Jayawijaya dan  saat ini di Kabupaten Jayapura,  yang ke 6 dari 29 Kabupaten/Kota di Provinsi Papua,” katanya.

 

“Kalau dirasa,  hal ini sangat berat bagi kami di Provinsi Papua karena banyak keterbatasan dan juga program Keluarga Berencana belum dipahami sepenuhnya secara baik, tetapi tidak membatasi semangat kami untuk berbuat yang lebih baik serta melasanakan amanat dan harapan Presiden RI  tentang pelaksanaan program pro rakyat yang harus di bangun dari kampung melalui Kampung KB yang kita laksanakan bersama,” akuinya.

 

Disampaikan, bahwa semua ini  merupakan Gerakan Membangun Harapan Masyarakat Papua yang nota bene merupakan harapan kita bersama.Karena kalau kita membangun kampung dengan bersama-sama atau secara terpadu atau  melalui sinergitas dari semua pihak dalam hal ini Pemerintah maupun Swasta, maka masyarakat sebagai subyek pembangunan akan merasakan arti pembangunan itu, karena apa yang dilakukan pemerintah adalah bertujuan untuk mensejahterakan masyarakatnya.

 

“Sehingga, melalui keselerasian berbagai prograan dan kegiatan yang dilakukan di kampung ini kedepan akan  memberi dampak perubahan bagi masyarakat setempat melalui fasilitas dan pembinaan yang secara kontinyu atau berkelanjutan dalam membangun keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera,” harapnya.

 

Charles menuturkan, bahwa intervensi yang dilakukan di kampung KB ini, lebih diharapkan partisipasi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mutlak diperlukan untuk menjamin agar kampung kb dapat berjalan dengan baik.

 

“Sehingga tidak berhenti pada saat ini,  tetapi ada dukungan dari bapak bupati bersama jajaran SKPD dan juga secara Internal dari BKKBN Provinsi sampai ke SKPD KB di Kabupaten,setelah dicanangkan tetap ada intervensi program yang akan dilakukan didalam kampung ini karena akan ada evaluasi  yang dilakukan secara berjenjang  setiap 3 bulan sekali, karena kampung KB memberikan peluang yang sebesar-besarnya kepada masyarakat untuk dapat mensejahterakan keluarga melalui hak memiliki keluarga yang hidup sejahtera,” katanya.

 

Dialnjutkan,  sehingga pembinaannya diarahkan juga pada upaya memberikan pemahaman pola hidup  masyarakat  dalam   merencanakan hidup keluarga yang sejahtera, merencanakan kemandirian ekonomi keluarga, merencanakan keluarga yang berpendidikan, dan merencanakan keluarga yang berpola hidup sehat dan lebih terpenting lagi penerapan fungsi-fungsi keluarga .

 

“Saya mewakili Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Bupati, Ketua DPRD dan Jajaran, beserta seluruh pimpinan SKPD Kabupaten Jayapura, dan Kepala Distrik Sentani, Kepala Kampung Maribu serta semua mitra kerja dan teristimewa Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Kabupaten Jayapura bersama jajaran yang dapat berkerjasama dengan semua pihak, sehingga pencanangan Kampung KB ini dapat terlaksana,” tuturnya berterimakasih.

Diharapkan, nantinya dapat berkolaborasi dalam pelaksanaan program-program untuk mengisi Kampung ini kedepan, sehingga ada suatu dampak yang berarti bagi masyarakat di kampung ini diwaktu-waktu mendatang guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat . (Eveerth Joumilena)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...