1.945 Bendera Merah Putih Siap Berkibar di Batas RI – PNG

Category: Lintas Papua 22 0
Ilustrasi Tarian kolosal di Skow, Merauke, Papua yang masuk dalam perbatasan Indonesia-Papua Nugini. (Liputan6.com/Katharina Janur)
Ilustrasi Tarian kolosal di Skow, Merauke, Papua yang masuk dalam perbatasan Indonesia-Papua Nugini. (Liputan6.com/Katharina Janur)

JAYAPURA (LP)  –  Sebanyak 1.945 Bendera Merah Putiih, Bendera Kebangsaan Indonesiaa, selanjutnya dalam kesiapan  yang  dilakukan jajaran Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) Yonif 122 Tombak Sakti, selanjutnya akan ditancapkan disepanjang jalan menuju perbatasan RI-PNG.

 

Proses yang dimulai dari pengumpulan bambu untuk dijadikan tiang bendera dengan ukuran 3 meter sebanyak 1.945 sama dengan jumlah bendera merah putih yang akan tancapkan. Bendera tersebut akan disebar di sejumlah lokasi yang telah ditinjau sebelumnya.

 

Letnan Kolonel Infanteri Kohir, Komandan Satgas Pamtas Yonif 122/TS mengaku bendera yang akan dipasang pada tiang tersebut, saat ini tengah dalam proses pembuatan dan jumlahnya telah hampir mencapai seribu bendera dan sisanya akan segera dikirim dari tempat pembuatan bendera.

 

“Saat ini persiapannya sudah mencapai 50 persen, tiang-tiang sudah disiapkan oleh seluruh jajaran satgas sesuai dengan jumlah bendera yang akan  kami bagikan kepada warga perbatasan di 4 Distrik. Tapi belum lengkap, kami usahakan seminggu sebelum HUT RI semuanya lengkap,” kata Letkol Inf Kohir, Senin (8/8) petang.

 

Setelah proses ini selesai, pihaknya akan menyerahkan ke masing-masing Komandan Pos (Danpos) jajaran Satgas sekaligus pemasangannya akan disaksikan langsung oleh para Danpos dan anggota Pos masing-masing serta masyarakat sekitar.

 

Selain bendera yang dibagikan kepada warga, ia kembali mengingatkan kepaada seluruh lapisan masyarakat bahwa di hari kemerdekaan nanti, pihaknya akan menancapkan 6 bendera merah putih dengan ukuran 3 x 2 meter di 6 patok batas negara RI-PNG. “Itu dilakukan secara serentak pada tanggal 17 Agustus pukul 10.00 WIT,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Pelajari Motif Pembunuhan Wanita Depan PLTD

 

Ditambahkannya masih ada lokasi-lokasi lain yang dianggap strategis untuk dipasang bendera merah putih sehingga lokasi tersebut bernuansa merah Putih. Lokasi yang dipilih merupakan lokasi strategis dan mudah dilihat dari berbagai penjuru misalnya di atas bukit, jembatan dan lokasi-lokasi lainnya yg dianggap paling strategis.

 

“Kami sudah tinjau lokasinya dan sudah kami cek dari berbagai penjuru, mudah-mudahan akan terlihat oleh setiap orang melintas atau pun berada di sekitar lokasi tersebut,” tuturnya.

 

Ia juga mengaku apa yang dilakukannya semata-mata untuk memberikan makna kemerdekaan RI yang telah diraih 71 tahun silam. Karena, lanjut Kohir yang gemar menulis ini mengaku setiap jengkal tanah NKRI harus dipertahankan mengingat perjuangan para pendahulu sangatlah berat dan pengorbanannya mulai harta sampai nyawa, dan mereka semua tak menikmati hasil perjuangannya.

 

“Kita selaku penerus perjuangan bangsa sudah sepatutnya menghormatinya dalam wujud yang lain namun nilainya sama dengan perjuangan para pahlawan kusuma bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, Jelang hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 71 tahun. Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) Yonif 122 Tombak Sakti bersama masyarakat menancapkan tiang kayu yang berkibar bendera merah putih di sepanjang jalan menuju perbatasan RI-PNG.

Baca Juga :  UP2KP Monitoring Manfaat Dana KPS di Rumah Sakit

 

Dari pantauan media ini, terlihat nuansa warna merah putih di setiap jalan menuju wilayah perbatasan Negara RI-PNG. tak hanya itu, disetiap pos-pos TNI, perkantoran, pasar, fasilitas umum terlihat juga warna merah putih.

 

“Untuk mencapai bukit itu kan tak mudah, butuh perjuangan dan kesiapan fisik yang prima, begitu juga untuk mencapai tengah danau yang dalam dibutuhkan keberanian untuk sampai disana,” kata Komandan Satgas Pamtas Yonif 122/TS, Letkol Inf Kohir, di perbatasan RI-PNG, Skouw, Kota Jayapura, Senin (8/8).

 

Dengan tertancapnya bendera merah putih di sana, ia bersama prajuritnya memaknai bahwa kemerdekaan ini tak diperoleh dengan mudah, namun butuh perjuangan.

 

“Tak hanya perjuangan, tapi pengorbanan baik harta maupun nyawa pun harus dilewati untuk mencapai kemerdekaan ini,” tuturnya.

 

Sebelumnya, HUT RI di wilayah pengamanan Satgas Pamtas Yonif 122/TS akan disemarakkan dengan penancapan bendera Merah Putih di enam patok batas Negara secara bersamaan di detik-detik hari kemerdekaan, pukul 10.00 waktu Indonesia timur (WIT). (***)

Related Articles